Siapkan Tenaga Kerja ke Jepang, Pemkab Sumedang ber MoU dengan HBI-NDI

SUMEDANG, eljabar.com — Senin (28/07/2019), Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT  Halo Bisnis Indonesia – Networking Development Innovation (HBI-NDI) Joint Operation dalam rangka kerjasama penyediaan tenaga kerja terdidik untuk bekerja di Jepang.

Acara digelar di Gedung Negara tersebut merupakan hasil tindak lanjut dari pertemuan Pemerintah Kabupaten Sumedang pada saat menghadiri acara “Indonesia-Japan Business Forum” di Osaka Jepang beberapa waktu yang lalu sebagai implementasi Sister City antara Kabupaten Sumedang dengan Osaka, Jepang.

Rencananya pada tanggal 31 Agustus 2019, Kabupaten  Sumedang akan menyalurkan 31 orang tenaga kerja pada sesi pertama yang pernah magang di Jepang, sedangkan untuk sesi ke dua akan dilaksanakan terlebih dahulu pelatihan selama 6 bulan sebelum diberangkatkan ke Jepang.

Dalam sambutanya Bupati mengatakan, bidang ketenagakerjaan merupakan salah satu sektor yang paling mendapat perhatian serius para pengusaha Jepang dan mendesak untuk dikerjasamakan.

“Alhamdulillah, sebagai salah satu tindak lanjut kunjungan kerja waktu itu, hari ini dilaksanakan penandatanganan MoU antara Kabupaten Sumedang dengan NDI HBI tentang penyaluran  tenaga kerja ke Jepang pada 14 sektor yang banyak dibutuhkan di Jepang,” ujarnya.

Lebih lanjut lagi, Bupati mengatakan bahwa NDI HBI sebagai pihak kedua adalah exclusive agent yang ditunjuk dari otoritas pemerintahan Jepang dalam mempersiapkan tenaga kerja terlatih di seluruh Indonesia.  Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan sekitar 345.150 orang tenaga kerja asing usia produktif di Jepang.

“Kiranya kita patut bersyukur, Sumedang menjadi salah satu kabupaten yang berkesempatan menyalurkan sumber daya manusia berketerampilan spesifik untuk bekerja di negara Sakura tersebut,” tambah bupati.

Bupati berharap para calon tenaga kerja dapat menjaga nama baik Sumedang agar Sumedang memiliki citra yang baik.

“Saya juga meminta kepada para Kepala LPK dan SMK agar membantu program ini dengan menyiapkan alumni – alumninya untuk disalurkan ke jepang sehingga menjadi solusi dari permasalahan pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Di akhir acara, para calon TKI yang akan berangkat ke Jepang sempat ‘diuji’ oleh Direktur PT HBI Fajar Rahmat dan Direktur PT NDI Ilovia Permata untuk memperkenalkan diri masing masing dengan menggunakan bahasa Jepang. (Abas)

Categories: Pemerintahan

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com