3200 Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Siap ber KKN di Sumedang….!

SUMEDANG, eljabar.com — Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman menerima secara resmi peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Nasional (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung di Aula Tampomas, Kamis (01/08/2019).

Kurang lebih sebanyak 3200 mahasiswa Universitas  (UIN)  Sunan Gunung Djati Bandung akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 83 Desa di 13 Kecamatan di Wilayah Kabupaten Sumedang.

Dalam sambutannya, Bupati Dony menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program KKN mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung di Kabupaten Sumedang. Menurutnya, keberadaan mahasiswa yang menjadi peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dapat membawa pengaruh positif bagi daerah.

3200 Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Siap ber KKN di Sumedang (1)“Saya ucapkan terimakasih yang sebesar besarnya, ini anugrah bagi Kabupaten Sumedang dijadikan lokasi KKN oleh UIN dengan jumlah 3200 orang. Tentunya hal ini harus kami sinkronkan dan manfaatkan  sesuai dengan Visi Sumedang Simpati sehingga betul-betul memberikan kemanfaatan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Terkait tema yang diusung pada KKN kali ini yaitu “Digitalisasi Desa”, Bupati mengatakan tema tersebut sangat relevan dengan Visi Misi Sumedang. Untuk itulah, Ia meminta agar para peserta KKN dapat memahami visi tersebut untuk kemudian diimplementasikan dan disebarluaskan.

“Tema ini sangat nyambung dengan Visi misi Sumedang dan tentunya yang hadir disini bisa memahami dan bisa dipraktekan  dalam melaksanakan KKn dengan menyebarluaskannya kepada rekan rekan yang menjadi anggota kelompok ditempatnya masing-masing,” imbuhnya.

Sementara itu, Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. DR. H. Mahmud, M.Si berterimakasih kepada Bupati Sumedang beserta jajaran pemkab Sumedang yang telah memperkenankan mahasiswa mahasiswi  UIN untuk melaksanakan KKN di Kabupaten Sumedang.

Saat ini, kata Mahmud, pihaknya membawa mahasiswa lebih dari 3000 orang, namun dikarenakan keterbatasan daya tampung tempat, pihak UIN sepakat hanya mengambil perwakilannya saja kurang lebih 300 yang diikutsertakan dalam kesempatan tersebut.

Ditambahan Mahmud, bahwa sebagian peserta KKN lainnya sudah bertebaran di 83 Desa di Kabupaten Sumedang dan sebagian lainnya masih 2000 masih di Kabupaten Bandung. Melalui program unggulan digitalisasi desa, ia menyatakan pihak UIN akan berusaha membantu dan melakukan pendampingan untuk desa-desa yang ada di Kabupaten Sumedang yang sudah difasilitasi Wifi dan lain sebagainya agar bisa gunakan secara optimal.

“Kita belum selesai dengan kabupaten Bandung terkait dengan Program Citarum harumnya. Mungkin kedepan Sumedang bisa lebih banyak lagi setelah kabupaten Bandung  kita selesaikan” jelasnya. (Abas)

Categories: Pendidikan