Disdik Kab. Bandung Layak Dianugrahi Rekor Muri?

KAB. BANDUNG, eljabar.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat yang dipimpin DR. H. Juhana, M.MPd layak dianugrahi rekor penghargaan dari Muri (Museum Rekor Indonesia, red) atas kecerobohannya, yakni diduga meloloskan oknum kepala sekolah sudah jadi guru, tidak pernah melaksanakan tugas mengajar di kelas dijadikan Koordinator Wilayah (Koorwil) Bidang TK, SD, SMP dan Non Formal kecamatan. Ironisnya Bupati Bandung H. Dadang M. Nase melantiknya pada Jumat, 9 Agustus 2019 lalu. Tak pelak lagi jadi pertanyaan banyak pihak.

Salah seorang pendidik yang enggan disebutkan identitasnya menyampaikan, “Disdik kurang pengkaderan orang untuk menggantikan pejabat yang segera pensiun. Misalnya, sekdis yang 8 bulan lagi akan pensiun siapa penggantinya? Demikian pula Kadisdik Kab. Bandung H. Juhana yang setahun lagi akan pensiun. Ini jelas merepotkan disdik sendiri,” beber sumber tersebut, Rabu (11/09/2019).

Lalu wartawan eljabar.com balik bertanya, bukankah pelantikan koorwil yang diduga tak becus kerja dijadikan koorwil merupakan pengkaderan?

Sumber menjawab, “Seharusnya koorwil kecamatan dari pengawas,” jawabnya.

Mengutif ucapan AP selaku pegawai disdik mengatakan, “Disdik Kab. Bandung ceroboh, masa oknum kepala sekolah yang diduga tidak bisa membuat surat pertanggungjawaban (SPJ) Bantuan Operasional Sekolah (BOS) diloloskan jadi koorwil kecamatan, ini tak lazim dan pantas disdik dianugrahi rekor muri,” tegasnya. *A56

Categories: Pendidikan

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com