Shalat Berjamaah, Jawab Kepastian Pembangunan Masjid di Sukasari

SUMEDANG, eljabar.com,– Tak seperti biasanya, warga, khususnya kaum pria berbondong-bondong memadati Masjid Al-Huda di Dusun Sukaluyu, Desa Sukarapih, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, Jumat (30/08/2019).

Di antara warga bahkan tak sedikit mengajak putra-putrinya hanya sekedar untuk menjawab rasa penasaran, karena sebelumnya mereka menerima informasi akan ada pejabat Kabupaten Sumedang.

Setelah menunggu sekian lama, nampak mobil cukup mewah datang. Dari mobil itu, turun sosok pria mengenakan pakaian serba putih lengkap dengan peci. Warga pun berebut jabat tangan dengan sosok pria itu. Tak sedikit pula warga yang mengabadikan momen tersebut dengan ponsel masing-masing.

Setelah tuntas menyalami dan menebar senyum untuk warga, pria yang ternyata Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan itu bergegas masuk ke dalam masjid. Di dalam masjid, sebelum menunaikan shalat subuh Erwan pun disambut hangat oleh pengurus DKM.

Diketahui, kedatangan putra tokoh masyarakat Jawa Barat, H. Umuh Muchtar itu selain untuk bersilaturahmi dengan masyarakat, juga sebagai upama mewujudkan penantian lama warga Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang untuk memiliki masjid berskala besar.

Seperti diketahui, sejak dibentuk pada tahun 2000, Kecamatan Sukasari belum memiliki mesjid kecamatan atau mesjid besar. Oleh karena itu, adanya rencana pembangunan mesjid besar di tahun ini disambut antusias oleh warga.

“Salat Subuh Berjamaah bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sumedang ini tergabung dalam Tim 2 di Mesjid Al-Huda Dusun Sukaluyu, Jumat (30/08/2019). Saya bangga bisa bertemu dan ibadah bareng warga,” ungkap Erwan usai shalat.

Terkait rencana pembangunan masjid, Erwan meyakini bahwa rencana itu akan segera terlaksana apabila didukung oleh semua pihak. “Insyaallah dengan niat baik dan ‘rereongan’ kita semua turun tangan, rencana ini akan jadi kenyataan,” tambahnya.

Ia juga berjanji akan  memperhatikan kesejahteraan para pengurus masjid, di antaranya dengan memberikan insentif.

“Selain ustadz dan guru ngaji, para takmir masjid pun akan dapat insentif. Jangan hanya namanya saja Dewan Kemakmuran Mesjid, tapi ia sendiri tidak makmur,” ujar wabup yang langsung ditanggapi tepuk tangan jemaah.

Kedatangan orang nomor dua di Sumedang juga membawah kabar baik lainnya. Yaitu rencana akan dibangunnya fasilitas umum di pusat pemerintahan kecamatan.

“Nantinya akan menyusul alun-alun kecamatan, ruang terbuka untuk publik, dan sarana prasarana lainnya,”  tandas Erwan.

Sementara itu, Plt. Camat Sukasari Asep Taufiq, mengaku pihaknya sedang mempersiapkan lahan untuk berdirinya mesjid besar.

“Rencananya berada di samping kantor kecamatan. lahannya sudah siap, kurang lebih 784 meter persegi dan merupakan tanah wakaf dari warga. Bahkan menurut yang mewakafkan, bisa ditambah lagi jika kurang,” ujarnya.

Setelah tuntas membahas rencana pembangunan masjid, Erwan berpamitan untuk pulang karena harus bersiap berdinas di kantor Pemkab Sumedang. Warga pun mengantar kepergian Erwan dengan lambaian tangan dan senyum lebar karena telah mendapat informasi penting soal pembangunan masjid. (abas)

Categories: Pemerintahan