Ketua Percasi Jabar Ingin Padukan Konsep Wisata & Catur

Penulis: Drs. H. Darwis Pulungan, WN

BANDUNG, eljabar.com — Setelah “ishoma” (istirahat, sholat dan makan siang) sering kali peserta seminar atau rapat dilanda kejenuhan dan merasa ngantuk. Sehingga kurang bersemangat mengikuti materi rapat yang disampaikan nara sumber. Tapi tidak demikian halnya pada Musprov Percasi Jawa Barat di GOR Pajajaran Bandung baru baru ini. Para peserta terlihat sangat semangat dan antusias mengikuti jalannya Musprov.

Musprov merupakan Musyawarah Percasi di tingkat Provinsi yang digelar sekali dalam empat tahun. Inti dari Musprov adalah pemilihan Ketua Umum atau suksesi kepemimpinan di tubuh organisasi catur.

Ketua Percasi Jabar Ingin Padukan Konsep Wisata & CaturLazimnya rapat dalam ‘suksesi’ tentu banyak sesi yang membahas materi yang ada kalanya penuh dinamika. Sebelum sampai ke tahapan ‘materi suksesi’ ada beberapa materi yang pembahasannya harus sesuai dengan tahapan.

Seperti Laporan Pertanggungjawaban pengurus lama dan materi materi lainnya. Baru kemudian menginjak ke materi utama: Pemilihan Ketua Umum untuk masa bhakti periode berikutnya. Biasanya dari sekian banyak materi yang diagendakan, peserta rapat lebih tertarik pada agenda Pemilihan dan Penetapan Ketum Terpilih.

Tahapan yang ditunggu tunggu pun tiba. Tepat pukul 13.30 Wib, pimpinan Musprov Percasi Jabar mengetok ‘palu’ sebagai pengesahan Dr.H. Deni Nurdyana Hadimin, M.Si sebagai ketua Percasi Jawa Barat periode 2019-2023.

Pimpinan rapat pun mempersilahkan Ketua Umum terpilih untuk memperkenalkan diri. Deni pun berdiri dan mengambil mikropon. Pria kelahiran Bandung 25 Juli 1969 itu memperkenalkan diri dan menjelaskan CV secara singkat.

Kemudian dia bercerita tentang pengalaman dan visinya dalam mengelola organisasi Percasi Jawa Barat ke depan. Deni memiliki banyak pengalaman dan menduduki jabatan penting di berbagai organisasi. Baik organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan maupun organisasi keagamaan.

Tentu tidak ketinggalan organisasi profesi. Ternyata di bidang profesipun Deni punya pengalaman yang sangat beragam, seperti: dosen, wiraswasta, pimpinan perusahaan swasta dan BUMD. Pernah menduduki jabatan Lembaga Negara di Daerah seperti KPID Jawa Barat selama dua periode, menjabat Dekan di sebuah PTS di kota Bandung , memimpin (Dirut) PD Kebersihan kota Bandung dan kini menjadi Dirut PT. JASWITA, sebuah Perusahaan Daerah Jasa dan Kepariwisataan, yang dimiliki Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ketua Percasi Jabar Ingin Padukan Konsep Wisata & CaturNamanya pimpinan di perusahaan Pemerintah Provinsi persepsi orang orang, langsung tertuju kepada kedekatan orang tersebut dengan gubernur. Seseorang bisa menduduki jabatan penting seperti Dirut di Perusahaan Pemerintah Daerah, di samping faktor profesionalitas tentu karena bisa bekerjasama dengan Gubernur.

Sebagai seorang profesional dan sarat pengalaman di berbagai bidang Deni dengan lancar menyampaikan isi pikirannya. Deni yang juga menggeluti dunia akademik bidang komunikasi dan bisnis dengan mudah menyampaikan visinya dan mudah dicerna pengurus Percasi kabupaten/kota se Jawa Barat dan para pengurus Percasi Provinsi Jawa Barat yang menjadi audience nya siang itu. Maklum Deni adalah seorang Doktor lulusan UNPAD dengan nilai cumlaude.

Sebagai profesional di bidang perusahaan kepariwisataan tentu Deni banyak bicara tentang kepariwisataan. Menariknya, visi Deni akan memadukan aspek pariwisata dengan catur. Tentu saja biar catur semakin menarik. Deni menyadari selama ini pun permainan catur sudah sangat memasyarakat.

Tapi lebih menarik lagi jika even kegiatannya ditata atau didesign sedemikian rupa dengan memadukan catur dengan pariwisata. Seperti menggelar kegiatan catur di tempat terbuka. Sehingga bisa jadi tontonan yang menarik. Sponsorpun jadi tertarik.

Durasi waktu dalam memperkenalkan diri dan menyampaikan visi misi tidak terlalu lama. Deni pun mempergunakan waktu itu seefektif mungkin. Dalam menyampaikan visi misinya terdengar kata kata yang sejuk dan bersahabat. Rangkaian kata dan kalimat yang dilontarkan berstruktur, indah, dan membangkitkan harapan para audiens.

Dihubungi eljabar.com secara terpisah Heni Suhaeni Ketua Percasi KBB menilai konsep yang dimiliki Deni sangat keren. Tidak banyak orang yang punya pikiran seperti itu. Heni optimis sosok Deni yang sudah mapan secara keuangan dan punya jaringan luas serta kedekatan dengan Gubernur Jawa Barat akan mampu mewujudkan visi misinya.

Heni melihat potensi yang dimiliki ketua Percasi yang baru; Deni di Perusahaan milik Pemerintah Jabar cukup stategis. Dan yang terpenting kata Heni program program Deni sebagai Ketua Umum dipahami dan didukung penuh oleh Pengcab (Pengurus Cabang) Percasi se Jawa Barat.

“Sehingga diharapkan akan terbantu jika ada program semacam open turnamen, catur,” ujar Heni yang juga seorang jurnalis itu.

Selama ini di banyak daerah termasuk Percasi Jawa Barat sering terkandala biaya untuk menggelar open tournament catur.

Saat dihubungi eljabar.com, Ketua Umum Percasi Jawa Barat yang baru terpilih Dr. Deni Nurdyana Hadimin, M.Si mengaku cukup sibuk. Tapi dia bersedia diwawancara lewat WA.

Selama wawancara Deni melayani semua yang ditanyakan. Ketika disinggung masalah atau hal-hal yang sensitif pada kepengurusan sebelumnya, Deni cukup bijak menjawab, “Kepengurusan Percasi Jawa Barat selama ini prestasinya luar biasa,” ujar Deni dengan santun.

Tolak ukurnya kata Deni Jabar mampu meraih gelar juara umum cabor Catur pada PON terakhir. Deni dengan bijak mengatakan ingin mempertahankan prestasi tersebut. Tapi dia juga ingin membenahi masalah management di Percasi Jawa Barat.

“Kami juga akan mengakomodasi semua potensi yang ada di Jawa Barat,” ujar bapak dari dua putri itu.

Ketika ditanya program dalam waktu dekat, “Menggelar event catur di CFD,” ujar Deni.

Mudah-mudahan niat baik pa Deni untuk mempertahankan prestasi catur Jawa Barat di PON, serta membenahi manajemen Percasi Jawa Barat terpenuhi. ***

Categories: Olahraga