Ketua KTNA Jabar, H.A. Sopyan : “Harapan Baru Petani dan Nelayan, Dipundak Ketua DPRD Jabar”

BANDUNG, eljabar.com – Secara politik posisi Fraksi Partai Gerindra diuntungkan dengan menempatkan kadernya sebagai Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Brigjen. (Purn) Taopik Hidayat, periode 2019-2024.

Dengan dilantiknya Taufik Hidayat sebagai Ketua DPRD, tentu diharapkan dapat membawa dinamika politik positif bagi pembangunan Jawa Barat, melalui kebijakan di legislatif.

Jawa Barat sebagai daerah yang memiliki dominasi lahan pertanian cukup luas serta diapit oleh dua samudra, semoga dibawah kepemimpinan Taufik Hidayat, DPRD Jawa Barat bisa mendorong gubernur untuk menjaga secara konsisten program peningkatan kesejahteraan para petani dan nelayan.

Hal ini menurut Ketua DPD Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Jawa Barat, H. A. Sopyan, sesuai dengan gerakan Partai Gerindra dalam memperjuangkan nasib para petani dan nelayan dimana Taufik Hidayat sendiri merupakan kader Partai Gerindra.

“Saya berharap, Pak Taufik, bisa membawa perubahan kebijakan politik yang positif. Melalui fungsi legislatif, mampu mendorong kebijakan politik terhadap gubernur, yang berpihak kepada nasib para petani dan nelayan di Jawa Barat,” ujar A. Sopyan, kepada eljabar.com, Kamis (3/10/2019).

Gerakan politik di legislatif, menurut A. Sopyan, tiada lain pada hakikatnya adalah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk petani dan nelayan didalamnya. Itu juga menurut A. Sopyan, sesuai dengan motto Jabar juara lahir bathin.

Gerindra selama ini konsen terhadap gerakan perubahan nasib petani dan nelayan. Harapan besar tentunya ada pada kader terbaik Gerindra, Taufik Hidayat, yang saat ini resmi sebagai Ketua DPRD Jawa Barat.

“Ada harapan baru untuk petani dan nelayan, dipundak Ketua DPRD Jabar yang sekarang. Semoga bisa mendorong gubernur, focus terhadap nasib petani dan nelayan. Intinya, demi meningkatkan kesejahteraan petani menuju Jabar juara lahir bathin,” tandasnya.

Dikatakan A. Sopyan, selama ini ketahanan pangan Jawa Barat masih rapuh. Sehingga KTNA merasa bertanggungjawab juga, untuk ikut andil dalam pembangunan Jawa Barat, dalam penguatan pangan, melalui pemberdayaan petani dan nelayan.

Bahkan KTNA juga punya terobosan baru, untuk menumbuhkan semangat berkarya bagi anak-anak muda, berkarya dibidang pertanian.

“Selama ini ketahanan pangan masih rapuh. Kita siap mendorong menumbuhkembangkan semangat berkarya di dunia pertanian bagi kaum milenial,” pungkasnya. (MI)

Categories: Politik