Dampak Pembangunan PLTA, GMBI Bersama Ribuan Warga Jatigede Unras ke J.O Sinohydro

SUMEDANG, eljabar.com — Lebih dari 3.500 orang terdiri dari LSM Gerakan Mayarakat Bawah Indonesia (GMBI), Sejumlah karyawan J.O Sinohydro dan Warga sekitar Jatigede lakukan aksi Unjuk rasa (Unras) gabungan di perusahaan J.O Sinohydro Kec. Jatigede Kab. Sumedang Jawa Barat (Jabar), Rabu (9/10/2019).

Ketua LSM GMBI Distrik Sumedang Yudi Tahyudin menyatakan, Kegiatan Unras dipantau Ketua Umum LSM GMBI Pusat Muhammad Fauzan Rahman, yang diikuti oleh gabungan anggota LSM GMBI se-Jabar berikut ratusan karyawan JO.Sinohydro.

“Dalam kesempatan yang sama, sejumlah masyarakat sekitar waduk Jatigede yang terkena dampak proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede pun ikut serta dalam menyerukan sejumlah tuntutan,” katanya.

Selanjutnya, sambung Yudi, sebanyak 20 orang perwakilan telah diterima oleh  pihak JO.Sinohydro Jatigede dan pihak PLN.

“Adapun hasil dari pertemuan tadi antara lain,   bahwa perusahaan JO.Sinohydro menyepakati para pekerja JO.Sinohydro akan diangkat menjadi PKWTT (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu) sesuai dengan berita acara saat audensi pada 12 September 2019 lalu di Disnakertrans Kab. Sumedang, sesuai dengan UU No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan,” terangnya.

Setelah itu, sambung Yudi, Akan segera dilaksanan pembayaran tanah yang belum dibayar ganti rugi oleh pihak PLTA dengan melibatkan dari pemerintahan Kab. Sumedang. “Dan hasil dari kesepakatan bersama ini telah dibacakan oleh pihak JO.Sinohydro,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo didampingi Dandim 0610, Letkol Arh. Novianto Firmansyah mengatakan, Aksi Unras tersebut menindaklanjuti audensi pada 12 September 2019 lalu di kantor Disnakertrans Kab. Sumedang.

“Sebelumnya, LSM GMBI khususnya Distrik Sumedang tengah melakukan pendampingan terkait permasalahan sejumlah karyawan JO.Sinohydro yang menuntut agar segera diangkat menjadi PKWTT,” terangnya.

Dikatakan, Aksi Unras selesai pukul 12.00 WIB berjalan dengan aman, tertib dan kondusif.

“Selanjutnya massa aksi mebubarkan diri menuju sekertariat GMBI  Distrik Kab. Sumedang dan sebanyak 591 personil gabungan dari Kodim 0610, Polres Sumedang dan security J.O Sinohydro dilibatkan dalam pengamanan aksi Unras tersebut,” pungkasnya. (Abas)

Categories: Regional