Bersama Pemerintah Jerman, STEFES Bina Petani Tingkatkan Hasil Pertanian yang Berkelanjutan

BANDUNG, eljabar.com — Pemerintah Jerman melalui Kementerian Kerjasama Ekonomi dan Pembangunannya (BMZ) mendukung proyek berkelanjutan di seluruh dunia. Baik itu pelatihan praktis staf lokal atau pakar, pengenalan teknologi ramah iklim atau peningkatan standar sosial di pabrik, tujuan perusahaan swasta dan faktor kerja sama pembangunan sering tumpang tindih.

Melalui develoPPP.de, Kementerian Federal untuk kerja sama ekonomi dan pembangunan (BMZ) mendorong keterlibatan sektor swasta di bidang-bidang di mana peluang kewirausahaan dan tantangan pembangunan tumpang tindih.

sequa adalah salah satu organisasi pengelola yang ditunjuk oleh BMZ untuk mengimplementasikan program develoPPP.de yang untuk proyek ini dijalankan oleh STEFES GmbH.

STEFES GmbH adalah perusahaan swasta Jerman-Austria yang terlibat dalam bisnis pertanian di seluruh dunia. Di Indonesia bisnisnya ditangani oleh anak perusahaan STEFES GmbH, PT STEFES Indonesia.

Di wilayah Jawa Barat dan juga di seluruh Indonesia, ada ratusan ribu petani kecil yang mendukung negara dengan menyediakan buah-buahan, sayuran, dan produk pertanian lainnya. Pengetahuan tentang teknologi terbaru dalam pertanian organik dan berkelanjutan tidak dapat menjangkau setiap orang. Untuk memberikan pengetahuan tersebut kepada petani Indonesia, proyek ini telah didirikan dan berlangsung sejak 01 Oktober 2019 hingga 30 September 2021.

Luts Rempel, Project Leader STEFES mengatakan, “Mulai Desember akan ada program pelatihan untuk 10 pelatih lokal untuk mendapatkan pengetahuan tentang pertanian berkelanjutan. Pengetahuan ini akan ditransfer oleh 10 pelatih kepada 1000 petani kecil,” katanya.

Luts menambahkan, tujuan diadakannya project ini adalah untuk memberikan pengetahuan untuk meningkatkan hasil dan kualitas tanaman. Peningkatan ini dicapai melalui penggunaan kombinasi pupuk yang cocok, biostimulan, kondisioner tanah (manajemen tanah) dan produk berkelanjutan lainnya.

“Keberhasilan implementasi semacam itu sudah dicapai di negara-negara di seluruh dunia dan di mana ditunjukkan pada banyak demoplot di seluruh Indonesia,” jelas Luts.

Imran dari ADMA foundation yang turut menjadi pembicara dalam acara tersebut mengatakan, dengan hadirnya stefes merupakan kebanggaan bagi pertanian Indonesia apalagi didukung oleh kementrian Jerman sendiri. ADMA dan stefes akan menjadikan Lembang sebagai sentra markisa.

Imran menegaskan, kerjasama ini merupakan Alternatif cara kerja pemerintah dalam  mengembangkan pertanian di Indonesia.

Perwakilan Kelompok Tani Baraya Tani, kaki gunung bukit unggul mengatakan, mengembangkan pertanian organik yang ramah lingkungan, proyek ini akan sedikit membantu meningkatkan produktivitas dan kualitas pertanian. Dan hasil cukup mengagumkan dan maksimal dengan menggunakan produk stefes yang ramah lingkungan. Kita bisa membantu pertanian kembang yang ramah lingkungan.

Lain lagi dengan Ade Rukmana dari Kelomppok Tani Macakal yang mengatakan, “Banyaknya produk berbahan kimia bisa merusak kesuburan tanah. tahun ketiga bekerjasama dengan stefes, generasi muda sekarang mau menerapkan produk untuk tanah yang ramah lingkungan,” jelas Ade.

Ade Rukmana dari Kelomppok Tani Macakal.

“Agar alam bisa tetap bersahabat dengan kita. Mengunakan produk stefes Masa Penen panjang, musim kedua dan ketiga tetap bagus. Produk sayurannya lebih bagus bahkan hasil panennya lebih berkualitas,” kata Ade yang sudah merasakan manfaat dari produk STEFES ini. *rie

Categories: Ekonomi

Tags: ,,,