Mendagri: Tidak Masalah, IPDN Bangun Perpustakaan Senilai 70 Miliar….!

SUMEDANG, eljabar.com — Menteri Dalam Negeri Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D menyambut baik rencana pembangunan perpustakaan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor Sumedang yang saat ini tahapannya mulai berjalan.

Mendagri menekankan yang terpenting saat ini perpustakaan harus memanfaatkan teknologi informasi sehingga pemanfaatan perpustakaan tersebut bisa lebih optimal.

“Kalau gedungnya besar untuk menampung banyak buku-buku, saya kira itu tidak masalah. Asalkan harus dilengkapi pula dengan information technology (IT)-nya,” kata Mendagri kepada eljabar.com , usai menjadi melantik Muda Praja Angkatan XXX/2019, di Lapangan Parade Abdi Praja IPDN Jatinangor, Kamis (31/10/19).

Begitu pula saat disinggung terkait pendanaan pembangunan perpustakaan tersebut yang mencapai Rp70 miliar, Tito mengaku hal itu pun tidak jadi masalah. “Dana sebesar itu kalau memang tepat sasaran dengan IT-nya yang lengkap, saya kira fine saja, karena memang IT itu mahal,” tukasnya.

Namun Tito mengatakan saat ini yang diperlukan bukan gedung perpustakaan yang besar untuk menyimpan buku karena sudah ada e-Library dan e-Book, seperti yang sudah diimplementasikan di perguruan tinggi ternama di luar negeri.

Diberitakan sebelumnya rencana pembangunan perpustakaan di IPDN Jatinangor menelan dana Rp70 miliar, bersumber dari Kemendagri yang akan disalurkan secara multiyears hingga tahun 2020. Perpustakaan seluas 5 Ha itu nantinya akan menjadi ikon bagi Jatinangor yang rencananya akan dilakukan groundbreaking November 2019. (Abas/Arip)

Categories: Nasional