Seluruh Camat Beserta Lurah Ikuti Peningkatan Kapasitas Aparatur Kecamatan dan Kelurahan se Kab. Sumedang

SUMEDANG, eljabar.com — Dalam rangka penguatan sinegritas kinerja kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Sumedang serta dalam rangka optimalisasi pelayanan publik di kecamatan dan kelurahan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang melalui Bagian Tata Pemerintahan Setda menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Aparatur Kecamatan dan Kelurahan se-Kabupaten Sumedang yang dibuka oleh Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan di Aula Hotel Kencana, Kamis (21/11/2019).

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh 26 camat dan 7 lurah se-Kabupaten Sumedang serta dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah H Herman Suryatman, Asisten Pemerintahan Teddy Mulyono, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Asep Uus Ruspandi, dan tamu undangan lainnya.

Wabup Erwan Setiawan saat membuka kegiatan mengatakan, penguatan kelembagaan dan SDM kecamatan harus dimaknai sebagai proses investasi kepemimpinan lokal jangka panjang sehingga Camat dan perangkatnya ke depan, termasuk Lurah, diharapkan mampu menjalankan fungsi koordinasi, fasilitasi dan bantuan kepada pemerintah.

“Dalam desain perencanaan SDM Kecamatan, camat dapat menjadi sosial entrepreneur yang mampu mendeteksi kebutuhan atau masalah dan dapat mencari solusi khas lokal atas kebutuhan atau masalah yang berkembang di wilayahnya” ujarnya.

Wabup juga meminta kepada para camat dan lurah, sebagai pejabat publik yang berhubungan langsung dengan masyarakat, agar senantiasa berada di wilayah kerjanya masing-masing. Apalagi kondisi masyarakat sekarang ini sangatlah dinamis dan kompleks, ditambah kemajuan dan akses teknologi informasi yang begitu mudah.

“Tinggalkan kebiasaan-kebiasaan lama yang membuat kesan bahwa birokrasi itu ribet, berbelit-belit, lamban, malas, dan tidak sensitif terhadap keinginan warga. Sudah bukan saatnya lagi yang mudah dipersulit, yang harusnya sebentar menjadi lama. Inilah inti dari reformasi birokrasi,” ungkapnya.

Terakhir Wabup menekankan kepada camat dan lurah agar menjaga komitmen dan meningkatkan kinerja untuk memenuhi target-target progresif yang ada dalam perjanjian kinerja. Camat dan lurah juga diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat.

“Oleh karena itu, saya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dalam rangka optimalisasi kinerja kecamatan dan kelurahan sebagai pilar terdepan untuk peningkatan pelayanan publik dan khususnya bagi para peserta diharapkan dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh,” tukasnya.

Sementara itu, Cecep Supriatna selaku panitia penyelenggara menyampaiakan, dasar dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, dan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa.

“Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mendorong  kesinambungan koordinasi dan keterpaduan kinerja antar penyelenggara pemerintah di wilayah kecamatan guna mempercepat pelaksanaan pembangunan,” pungkasnya.

Hadir selaku narasumber diantaranya Prof. Dr. Sadu Wasistiono, M.Si selaku Kepala Riset dan Pengkajian Strategis Pemerintahan dan Dr. Rozi Beni, M.H., M.Si selaku Kasubdit Wil II Dit. Fasilitasi Perangkat Daerah, Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri. (Abas)

Categories: Pemerintahan