Kabupaten Sumedang Bersiap Laksanakan PSBB pada 22 April 2020 - El Jabar

Kabupaten Sumedang Bersiap Laksanakan PSBB pada 22 April 2020

SUMEDANG, eljabar.com – Asisten Pembangunan dr. H. Hilman Taufik salah seorang anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang menyampaikan dalam siaran persnya, situasi dan kondisi terkait penyebaran Covid-19 pada Kamis, 16 April 2020 sampai dengan Pukul 16.00 WIB di Kabupaten Sumedang masih perlu lebih diwaspadai.

Adapun perkembangan lengkapnya adalah sebagai berikut : – Positif COVID-19 : a. Polymerase Chain Reaction (SWAB) positif : 2 orang; b. Rapid Test Positif (Diduga Covid-19) : 13 orang. – Pasien Dalam Pengawasan (PDP) : 15 orang dari total 42 PDP yang 27 orang diantaranya telah pulang/selesai/sembuh; – Orang Dalam Pemantauan (ODP) : 119 orang dari total 765 ODP dimana 657 orang diantaranya telah selesai menjalani masa pemantauan; – Orang Dalam Risiko (ODR) : 7.364 orang; – Orang Tanpa Gejala (OTG) : 25 orang.

Saat ini berdasarkan data hingga Pukul 15.00 WIB jumlah ODR kembali mengalami penurunan sebanyak 464 orang. Penurunan jumlah ODR yang signifikan terjadi di Kecamatan Sumedang Utara, Pamulihan, Sukasari dan Wado. Sedangkan kenaikan jumlah ODR masih terjadi di Kecamatan Cibugel, Rancakalong, Sumedang Selatan dan Cimalaka.

Hasil Rapid Test yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan sampai dengan tanggal 16 April 2020 adalah sebagai berikut : a. Selesai Rapid Test : 1.589 orang; b. Selesai Rapid Test ulang : 84 orang. Jumlah total yang diduga terjangkit Covid-19 berdasarkan hasil Rapid Test menjadi berjumlah 13 orang, karena terdapat penambahan sebanyak 1 orang pasien rapid test positif asal Kecamatan Darmaraja.

Sebagai bagian upaya menekan penyebaran virus corona atau Covid-19, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang tengah mengusulkan permohonan kepada Pemerintah Pusat melalui Gubernir Jawa Barat untuk memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan surat bernomor 443/2304/Kesra/2020 Tanggal 15 April Tentang Permohonan Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Permohonan penetapan PSBB dilakukan setelah pada tanggal 14 April 2020, para Kepala Daerah yang termasuk ke dalam wilayah Bandung Raya yaitu Kabupaten Sumedang, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) melaksanakan video conference dengan Gubernur Jawa Barat yang selanjutnya sepakat untuk memberlakukan PSBB tahap 2 di Jawa Barat setelah Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi yang sudah lebih dulu melaksanakan PSBB.

Terkait pelaksanaan PSBB, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang telah menyiapkan berbagai aspek pendukung agar selama pelaksanaan PSBB di Kabupaten Sumedang khususnya dapat berjalan aman dan lancar, di antaranya adalah sebagai berikut :

Aspek Ketersediaan Hidup Dasar Rakyat; Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang sudah menghitung ketersediaan dan kebutuhan pangan mulai Bulan April sampai dengan Bulan Mei 2020. Secara umum ketahanan pangan untuk masyarakat cukup aman.

Aspek Sarana dan Prasarana Kesehatan; Untuk sarana prasarana kesehatan ada 3 rumah sakit yang siap mendukung penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Sumedang, yaitu : 1) RSUD Sumedang sebagai Rumah Sakit Rujukan Covid-19; 2) RSU Pakuwon; 3) RS Harapan Keluarga.

Aspek Anggaran dan Operasionalisasi Jaring Pengaman Sosial; Anggaran yang disiapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang untuk penanggulangan Covid-19 secara keseluruhan sebesar Rp 89.284.176.530,00.

Aspek Pengamanan; Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang bersama Forkopimda sudah melakukan beberapa skenario untuk menghadapi pandemik ini, termasuk apabila suatu saat diberlakukan PSBB atau pembatasan mobilitas lainnya karena sebelumnya telah dicoba pula menerapkan Karantina Wilayah Parsial dan Optimalisasi Pembatasan Sosial, Patroli Kewilayahan efektif telah dilakukan dalam setiap jenjang, dan semua yang tergabung ke dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang senantiasa saling mendukung sehingga dari sisi keamanan sangat kondusif.

Jika usulan PSBB daerah Bandung Raya disetujui oleh Pemerintah Pusat, maka penerapan PSBB direncanakan akan dilaksanakan pada Rabu, 22 April mendatang.

Penerapan PSBB dilaksanakan selama 14 hari, dan setelah 14 hari penerapan selanjutnya akan dievaluasi apakah pelaksanaannya diteruskan atau intensitasnya dikurangi.

PSBB merupakan sebuah ikhtiar untuk mengoptimalkan pencegahan penyebaran Covid-19, dengan standar penerapan yang sama dan berlaku untuk seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sumedang. (Abas)

Categories: Pemerintahan