Dengan Protokol Kesehatan yang Ketat, Usai PSBB Sumedang Terapkan New Normal - El Jabar

Dengan Protokol Kesehatan yang Ketat, Usai PSBB Sumedang Terapkan New Normal

SUMEDANG, eljabar.com – Jelang berakhirnya masa masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tahap III, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang menggelar rapat evaluasi di Pendopo IPP Sumedang, Kamis (28/05/2020).

Dalam rapat evaluasi tersebut mengahasilkan, pelaksanaan PSBB Tahap III secara umum menunjukkan adanya perbaikan dengan nilai 69,233 dibandingkan capaian pada saat evaluasi PSBB Tahap II (Score 65,99), akan tetapi belum cukup signifikan.

Ketua Gugus yang juga Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir mengatakan, “Kemudian berdasarkan analisis tim dari ITB dan UNPAD, sampai dengan saat ini Kabupaten Sumedang belum aman dari ancaman pandemi Covid-19. Angka Reproduksi Covid-19 Kabupaten Sumedang 0,913, adapun Indeks Transmisi Covid-19 Kabupaten Sumedang 41 %,” katanya kepada wartawan usai rapat tersebut.

Menurut bupati, Kabupaten Sumedang akan menerapkan new normal dengan penerapan Protokol Kesehatan yang cukup ketat.

“Pengaturan umumnya dituangkan dalam Peraturan Bupati, sedangkan pengaturan teknisnya dioperasionalkan dalam SOP yang disusun oleh tiap-tiap SKPD sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing,” jelasnya.

Ada beberapa Indikator keberhasilan pelaksanaan era new normal, masih kata bupati, diantaranya  Masyarakat Produktif, Protokol Kesehatan Berjalan Efektif, dan Aman dari Pandemi Covid-19. Untuk ituharus dipersiapkan dengan matang, tidak main-main dan protokol kesehatan dijalankan secara ketat.

“Hal-hal yang harus diperhatikan agar pelaksanaan era New Normal optimal diantaranya aturan main yang jelas dan simple serta SOP yang rinci,” katanya lagi.

Selain itu, tambahnya,  Sosialisasi yang masif juga harus dibuatkan SPTJM bagi masyarakat yang akan membuka kembali aktivitas. Kemudian masyarakat harus disiplin, dan laksanakan man to man marking untuk SKPD dan laksanakan zona marking untuk Forkopimda.

Selanjutnya akan dilaksanakan tes masif dan penyediaan fasilitas kesehatan, penyediaan dukungan logistik yang memadai.

“Aturan new normal harus dilaksanakan secara konsisten disertai pengenaan sanksi administrasi yang tegas. Karena itu, Satgas Penegakan Disiplin tetap dipertahankan dan dioptimalkan kinerjanya,” tegas bupati.

Pospam Ketupat Lodaya bisa didayagunakan dalam rangka penegakkan Perbup tentang New Normal.

Agar segera dibentuk Satgas Covid-19 di setiap unit usaha dan/atau entitas masyarakat yang bertugas menjaga dan mendisiplinkan warga masyarakat di lingkungan unit usaha dan/atau entitas masyarakat masing-masing.

Untuk mengoptimalkan pelaksanaan new normal disusun jadwal waktu pelaksanaan new normal. Sosialisasi dan transisi new normalakan dilaksanakan tanggal 30 Mei sampai dengan 1 Juni 2020.

“Aturan sudah berlaku tapi pararel dengan sosialisasi dan edukasi, untuk pelaksanaan new normal mulai efektif pada 2 Juni 2020,” pungkas bupati. (Abas)

Categories: Pemerintahan