Terkait PPDB, Oknum Pejabat Teras Disdik Kabupaten Bandung Jilat Ludah Sendiri? - El Jabar

Terkait PPDB, Oknum Pejabat Teras Disdik Kabupaten Bandung Jilat Ludah Sendiri?

KAB. BANDUNG, eljabar.com,– Penerimaan Perserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2020 usai sudah. Belakangan tersiar kabar yang menggelikan, yakni  oknum pejabat teras Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Jawa Barat diduga ngaletak ciduh sorangan (menjilat ludah sendiri), tak ayal hal itu bocor ke wartawan eljabar.com di Kabupaten Bandung.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung DR. H. Juhana, M.M.Pd ketika dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Selasa (25/8/2020) ia tidak menjawab.

Mantan pegawai Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) favorit mengatakan, konon PPDB SMPN tahun 2020 harus normative, yakni 32 orang per kelas dengan 11 rombongan belajar (rombel).

“Namun nyatanya, ke salah satu SMPN hingga sekarang ada saja yang masuk diduga titipan oknum,” ujar sumber.

Lantas sumber yang sama menirukan pengakuan salah seorang panitia PPDB SMPN favorit. “Ada titipan siswa dengan bukti ACC atau rekomendasi diduga dari disdik dengan berat hati saya tidak bisa menolak,” jelas sumber menirukan ucapan panitia PPDB.

Sementara salah seorang mantan pejabat SMP mengatakan, sekolah tipe A atau favorit diminati oleh sebagian besar kepala sekolah, sebab jumlah siswanya banyak. Sehingga dengan sendirinya jumlah penerimaaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) besar.

“Dan ada SMP terbuka (SMPT), tidaklah heran kalau mau jadi kepala SMPN unggulan diduga harus mengeluarkan dana Rp75 hingga Rp100 juta untuk oknum,” beber sumber.

Beberapa waktu lalu, salah seorang kepala SMPN unggulan mengaku PPDB normatif atau sesuai aturan, yakni, 32 siswa per kelas, dengan 11 rombel. (A56)

Categories: Pendidikan