Month: May 2021

  • Kota Bandung Semakin Siap Gelar PTM

    Kota Bandung Semakin Siap Gelar PTM

    BANDUNG, eljabar.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung optimis pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi  Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) dapat selesai 100 persen target sasarannya pada akhir Mei atau awal Juni 2021.

    Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat meninjau pelaksanaan vaksinasi dosis 2 bagi para PTK se Wilayah Kecamatan Sukasari di SMAN 15 Bandung, Jalan Sarimanis I, Sarijadi, Kota Bandung, Sabtu (29/05/2021).

    Yana mengungkapkan, vaksinasi dosis satu sudah hampir 100 persen. Sedangkan dosis dua saat ini masih terus berjalan.

    Yana Mulyana saat meninjau pelaksanaan vaksinasi
    Yana Mulyana saat meninjau pelaksanaan vaksinasi SMA 15

    “Insyaallah kalau nanti Pemerintah Pusat sudah memberi kesempatan untuk proses PTM (Pembelajaran Tatap Muka), di Kota Bandung secara infrastruktur sudah siap karena Dinas Pendidikan juga sudah melakukan FGD dengan berbagai stakeholder pendidikan,” ucapnya.

    “Sudah simulasi ke sekolah-sekolah. Tadi kita lihat juga di tempat ini (SMAN 15 Kota Bandung) sudah menerapkan protkes, penyekatan dan semua infrstruktur, seperti tempat cuci tangannya, pengukur suhunya, dan lain-lain sudah siap,” lanjutnya.

    Yana mengatakan, Pemkot Bandung mensyaratkan PTM bisa dilakukan jika sekolah siap sarana dan prasarananya. Termasuk tenaga pendidik telah 100 persen tervaksin.

    “PTM itu boleh dilakukan, syarat mutlak salah satunya adalah 100% tenaga pendidik itu selesai divaksinasi. Mudah-mudahan dengan ikhtiar ini PTM bisa dilakukan,” katanya.

    SMAN 15 Kota Bandung sudah menerapkan protkes
    SMAN 15 Kota Bandung sudah menerapkan protkes

    Sementara itu, Camat Sukasari, Sarjani Saleh menargetkan, 600 orang dari 800 orang target awal mengikuti vaksinasi dosis kedua untuk PTK secara massal ini.

    Hal itu berbeda karena pada dosis satu, ada yang tidak hadir dan tidak lolos skrining, sehingga sekitar 200 orang lainnya dilakukan vaksinasi di Puskesmas sesuai wilayah kerjanya.

    “Dosis pertama dilaksanakan di SDN 196 Sukarasa. Ada beberapa yang tidak hadir dan tertunda karena (saat skrining) ada yang layak dan tidak layak,” katanya.

    “Untuk sasaran lainnya tidak divaksin secara massal di satu tempat, tapi kami bergerak menyisir berdasarkan Puskesmas di wilayah kerjanya. Jadi sasaran itu tetap bisa divaksin,” lanjutnya.

    Sarjani mengungkapkan pelaksanaan vaksinasi di wilayahnya dapat berjalan lancar karena kolaborasi berbagai pihak, seperti sekolah yang menyediakan tempat, kemudian PGRI, LPM, RW setempat, para Lurah, Kapolsek, Danramil, dan pihak lainnya.

    “Semua bersama untuk satu tujuan. Mudah-mudahan tenaga pendidik dan kependidikan ini bisa 100 persen menjelang PTM yang rencananya akan segera dilaksanakan,” katanya. ***

  • Soal PTM Terbatas, Kadisdik: Utamakan Keselamatan Anak

    Soal PTM Terbatas, Kadisdik: Utamakan Keselamatan Anak

    BANDUNG, eljabar.com — Dinas Pendidikan Kota Bandung memastikan mengutamakan keselamatan peserta didik saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas berlangsung pada Juli mendatang.

    Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanjar menjelaskan, PTM yang akan dilaksanakan pada Juli mendatang sifatnya terbatas. Artinya, tidak semua sekolah bisa menggelar PTM Terbatas.

    “Saat ini Dinas Pendidikan Kota Bandung sedang mempersiapkan sekolah-sekolah yang mengajukan diri dan layak untuk melakukan PTM. Karena tidak semua sekolah mampu memenuhi standar pelaksanaan PTM sesuai SKB 4 Menteri,” kata Hikmat Ginanjar, Bandung, Sabtu (29/05/2021).

    Soal PTM Terbatas Kadisdik Utamakan Keselamatan Anak 2
    Soal PTM Terbatas Kadisdik Utamakan Keselamatan Anak

    Sebagai persiapan pelaksanaan PTM terbatas, Disdik Kota Bandung melakukan beberapa tahapan persiapan. Mulai dari rapat pimpinan (Rapim), FDG dengan stakeholder, koordinasi dan konsolidasi dengan SKPD terkait dan kewilayahan hingga melaksanakan monitor dan evaluasi (monev) kesiapan sekolah.

    “Nanti Disdik, aparatur kewilayahan, Puskesmas setempat, Dinkes, dan Satgas Covid-19 di kewilayahan akan meninjau sesuai instrumen kesiapan. Kalau hasil monev-nya sekolah tersebut belum siap, maka belum bisa melakukan PTM terbatas, ” ujarnya.

    Oleh karenanya, Hikmat memastikan, PTM terbatas tidak boleh dipaksakan. PTM terbatas hanya dilaksaiakan oleh sekolah yang sudah siap dan telah memenuhi uji kelaikan.

    Sedangkan sekolah yang belum siap, bisa memperbaiki mulai dari kesiapan para pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) maupun sarana prasarananya.

    “Bisa mulai pada Agustus atau bulan-bulan berikutnya setelah sarpras (sarana dan prasarana) dan standar pelaksanaan PTM terpenuhi. Jadi jangan dipaksakan karena yang utama adalah keselamatan anak,” jelasnya.

    Perlu diketahui, ada beberapa perencanaan yang harus dipersiapkan sebelum pelaksaanaan PTM di sekolah.

    Di antaranya penyiapan sarana prasarana berbasis protokol kesehatan Covid-19 seperti wastafel cuci tangan, disinfektan, hand sanitizer, dan thermogun, dan lainnya.

    Selain itu ada juga penyiapan kurikulum/desain PTM (terori dan praktek), sosialisasi adaptasi kebiasaan baru ke seluruh warga sekolah meliputi guru, tata usaha, siswa dan orang tua. Termasuk pembentukkan tim satgas Covid-19 sekolah.

    “Tentu saja, semua pihak harus menerapkan protokol kesehatan 5 M seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan baik di sekolah maupun di luar sekolah. Ini sebagai upaya untuk saling menjaga satu sama lain,” ujar Hikmat. ***

  • Promo Best DPLK Reward bank bjb, Berhadiah Total Rp54 Juta

    Promo Best DPLK Reward bank bjb, Berhadiah Total Rp54 Juta

    BANDUNG, eljabar.com — Sebagai salah satu bentuk apresiasi terhadap kepercayaan nasabah, bank bjb kembali menggelar promo berhadiah. Promo berlaku bagi para peserta Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) bank bjb.

    Program promo Best DPLK Reward ini berlangsung pada 5 April 2021 hingga 25 Juni. 2021. Para peserta berhak kesempatan meraih hadiah saldo bjb DigiCash senilai total hingga Rp54.000.000.

    Terdapat dua kategori pemberian hadiah pada program ini. Yakni kategori Best Top Up dan Best Fresh Fund.

    Best Top Up adalah kategori yang diberikan pada nasabah eksisting DPLK bank bjb dengan bentuk kepesertaan individu, dan memiliki saldo top-up pada aplikasi Bjb Digi terbesar. Sementara Fresh Fund adalah pemberian hadiah pada seluruh nasabah baru DPLK bank bjb dalam bentuk kepesertaan individu.

    Untuk dapat mengikuti Best DPLK Reward, nasabah harus memiliki kepesertaan DPLK atas nama individu, bukan grup. Peserta program undian ini melakukan setoran awal minimal sebesar Rp 500.000.

    Sebagai pembeda iuran peserta Top Up dan Fresh Fund, maka peserta wajib menambahkan angka numerik di akhir angka nominal pada transaksi setoran. Untuk peserta kategori Top Up, angka numerikanya adalah Rp 1. Sementara untuk Fresh Fund, tambahkan angka numerik Rp 2.

    Sebagai contoh, peserta kategori Top Up dapat melakukan top up dana ke akun DPLK individu melalui bjb Digi dengan nominal Rp500.001. Sementara peserta kategori Fresh Fund dapat melakukan setoran awal DPLK individu senilai Rp500.002.

    Pemenang program promo ini akan dipilih berdasarkan saldo akhir DPLK tertinggi, sebanyak satu orang di setiap tearing kategori. Pemenang akan terjaring total sebanyak 54 orang dan diumumkan pada bulan Juli 2021. Untuk keterangan lebih lanjut, peserta dapat mengakses laman web bank bjb di www.bankbjb.co.id. ***

  • PPDB 2021 SMA/SMK dan SLB Tak Jauh Berbeda Dengan Tahun Lalu

    PPDB 2021 SMA/SMK dan SLB Tak Jauh Berbeda Dengan Tahun Lalu

    BANDUNG, eljabar.com — Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2021 tingkat SMA/SMK & SLB di Kota Bandung dipastikan tidak jauh berbeda dengan tahun lalu.

    Hal itu terungkap saat Dinas Pendidikan Kota Bandung menggelar sosialisasi terkait regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat tentang kebijakan diadakannya penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMA/SMK & SLB di Kota Bandung.

    Sosialisasi digelar secara virtual melalui channel Youtube Dinas Pendidikan Kota Bandung.

    Terkait kebijakan PPDB merujuk pada Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 yang berdampak terhadap penyesuaian regulasi terkait petunjuk teknis dan penentuan zonasi.

    PPDB Tak Jauh Berbeda Dengan Tahun Lalu 1
    Sosialisasi Terkait Regulasi yang dikeluarkan oleh Pemerintah PPDB Tak Jauh Berbeda Dengan Tahun Lalu

    Kebijakan tahun ini terdapat perubahan untuk pendaftaran calon peserta didik baru. Yaitu pada sasaran jalur afirmasi, pemberian peringkat (rangking) bagi peserta didik, dan masuknya sekolah swasta ke dalam sistem.

    Namun menurut Wakil Koordinator I Tim PPDB Provinsi Jawa Barat sekaligus Penyusun Pergub, Dian Peniasiani, secara garis besar tidak terlalu banyak perubahan. Ada perubahan untuk regulasi di tingkat Provinsi. Sedangkan untuk jalur pendaftaran tidak berbeda dengan tahun sebelumnya.

    Jalur PPDB SMA dibagi menjadi empat di antaranya zonasi sebanyak 50 persen, afirmasi (20 persen), perpindahan tugas orang tua/wali/anak guru (5 persen), dan prestasi (25 persen).

    “Perubahan di antaranya untuk di SMA jalur afirmasi diberlakukan untuk keluarga ekonomi tidak mampu, anak berkebutuhan khusus, kemudian afirmasi kondisi tertentu,” jelas Dian.

    Perlu diketahui, pada PPDB 2021 bahwa sekolah swasta pun ikut ke dalam sistem pilihan sekolah tujuan. Para calon siswa dapat memillih  dua sekolah dengan kombinasi SMA Negeri dan Swasta terdekat.

    Sementara itu, Staf Kepala Seksi Pengawasan sekaligus Tim Teknis PPDB Cadisdik 7, Eman Sulaiman menjelaskan, bagi calon peserta didik baru yang mendaftar melalui jalur di luar Provinsi Jawa Barat bisa diakses melalui website ppdb.disdik.jabarprov.go.id dengan cara membuat akun terlebih dahulu kemudian memasukan data lengkap dalam satu file.

    “Sebelum membuka website, orang tua sudah menyiapkan dahulu berkas yang diperlukan untuk pendaftaran,” jelas Eman.

    Sebagai informasi, persyaratan PPDB SMA/SMK & SLB secara umum di antaranya ijazah/surat keterangan kelulusan, akta kelahiran, KK, KTP, raport semester 1 sampai dengan 5, dan surat tanggung jawab mutlak orang tua.

    Sedangkan Kepala Seksi Pelayanan Cadisdik 7, Andayani Ratnawati menjelaskan, kebijakan dari pusat terkait dengan regulasi sangat dinamis termasuk PPDB.

    Pasalnya, jika diterapkan di tingkat daerah perlu penyesuaian terhadap calon peserta didik dengan sekolah yang dituju.

    “Hal ini tentunya akan disampaikan secara detail terkait dengan aturan PPDB kami menyampaikan bahwa pada masa pandemi ini tidak luput harus mematuhi protokol kesehatan,” ujar Andayani. ***

  • PPDB 2021 Kota Bandung: Begini Cara Cek Nik Disdukcapil

    PPDB 2021 Kota Bandung: Begini Cara Cek Nik Disdukcapil

    BANDUNG, eljabar.com — Penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tahun ajaran 2021/2022 Dinas Pendidikan Kota Bandung tengah memasuki tahap persiapan pendataan.

    Pada masa persiapan penginputan, para orang tua calon peserta didik diimbau untuk melakukan pengecekan NIK (Nomor Induk Kependudukan) terlebih dahulu melalui situs disdukcapil.bandung.go.id.

    Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Cucu Saputra menyampaikan, untuk memudahkan orang tua dan wali kelas, pihaknya telah menyiapkan video tutorial pada Youtube Channel Dinas Pendidikan Kota Bandung.

    “Orang tua, wali calon peserta didik dipersilahkan untuk mengecek kembali apakah NIK telah terdaftar benar atau masih terdapat kesalahan. Hal ini perlu agar saat penginputan data pendaftran PPDB dapat berjalan dengan lancar,” kata Cucu.

    PPDB 2021 Kota Bandung Begini Cara Cek Nik Disdukcapil
    PPDB 2021 Kota Bandung Begini Cara Cek Nik Disdukcapil

    Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu membuka laman Disdukcapil Kota Bandung di website disdukcapil.bandung.go.id.

    Kemudian orang tua dipersilahkan membuka beranda yang terletak di atas kiri pada laman utama. Setelah itu mengklik media informasi yang di dalamnya terdapat pengecekan NIK.

    Orang tua calon peserta didik kemudian diminta untuk mengisi kolom NIK dengan Nomor Induk Kependudukan yang tertera di kartu keluarga, serta menjawab pertanyaan matematika singkat atau capcha pada kolom berikutnya.

    Apabila NIK telah terdaftar maka terdapat penjelasan pada layar yaitu “NIK terdaftar di dalam database Kota Bandung”.

    Jika NIK tidak ditemukan, NIK salah atau hasil pencarian menunjukan Nama yang berbeda dengan Calon Peserta Didik, maka orangtua harus melakukan perbaikan data.

    Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung, Tatang Muhtar mendukung penuh penyelenggaraan persiapan pendataan PPDB.

    Bagi orang tua yang mendapati NIK masih salah atau tidak ditemukan dapat memohon perbaikan NIK tersebut melalui aplikasi PEMUDA.

    Aplikasi PEMUDA dapat diunduh melalui Google Playstore, atau Datang secara langsung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid.19 ke Mepeling Disdik.

    Dukungan penuh Disdukcapil Kota Bandung dilakukan dengan menyediakan Mobil Mepeling (memberikan pelayanan keliling) pada pelataran parkir SDN 035 Soka di Jalan Soka No. 34 Kota Bandung.

    Petugas siap melayani Penduduk Kota Bandung yang akan memperbaiki data NIK mulai 24 Mei 2021 hingga persiapan pendataan selesai dilaksanakan.

    “Jadi warga Kota Bandung yang ingin memperbaiki data NIK untuk kepentingan PPDB tidak perlu datang ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung, cukup melalui aplikasi PEMUDA atau datang ke pelataran parkir SDN 035 Soka Kota Bandung,” ujar Tatang.

    “Layanan ini tidak hanya bagi warga Kota Bandung yang akan mendaftar di SD dan SMP, namun juga dapat dimanfaatkan bagi calon pendaftar ke tingkat SMA dan SMK di Kota Bandung,” imbuhnya. ***

  • Keren Bro! Muslim Bikers Touring Syiar Tambah Amal

    Keren Bro! Muslim Bikers Touring Syiar Tambah Amal

    BANDUNG, eljabar.com — Komunitas sepeda motor di Kota Bandung sangat beragam. Sejumlah dari mereka sering melakukan bakti sosial dan menyebar kebaikan.

    Kegiatannya tak hanya di Kota Bandung, tetapi juga di seluruh Indonesia. Hal itu juga yang dilakukan Muslim Bikers United.

    Muslim Bikers United menyelenggarakan kegiatan Touring Syiar Nambah Amal (Tursyina).

    Kali ini rombongan kendaraan roda dua itu, berangkat dari Kota Bandung menuju Pacitan, Jawa Timur. Kegiatan tersebut berjalan selama 4 hari mulai tanggal 29 Mei – 1 Juni 2021.

    Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyempatkan diri untuk melepas kegiatan tersebut di Pendopo Kota Bandung, Sabtu (29/05/2021) pagi.

    Sepanjang perjalanan, rencana rombongan akan membagikan Alquran dan Iqra, menyantuni anak yatim, mengecat musala, bersih-bersih masjid dan silaturahmi umaro dan ulil amri.

    Muslim Bikers Touring Syiar Amal
    Muslim Bikers Touring Syiar Nambah Amal (Tursyina).

    “Touring ini salah satu misi syiar dakwah. Biasanya diselenggarakan 3-4 bulan sekali, menginap 1-2 hari,” kata Ketua Umum Muslim Bikers United, Eep.

    “Di perjalanan syiar, kita berhenti membagikan Alquran, membersihkan musala, merenovasi, memberi santunan bagi anak yatim dan sebagainya,” tutur Eep.

    Eep mengungkapkan, saat ini, komunitasnya juga tengah membangun pesanten di Kabupaten Garut. Tak hanya itu, hadir juga masjid di wilayah Kabupaten Bandung Barat.

    “Kita akan cari di Kota Bandung, Insyaallah bisa hadirkan juga (masjid),” katanya.

    Sementara itu, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengapresiasi kegiatan Muslim Bikers United.

    Pasalnya, selain menikmati perjalanan menggunakan kendaraan, juga menyebarkan kebaikan bagi masyarakat.

    “Hadirkan inovasi kebaikan. Semoga dengan itu semua menjadi sukses di dunia maupun akhirat, insyaallah,” katanya.

    Oded yang juga hobi bermotor berpesan agar komunitas ini terus berkegiatan positif.

    “Antum sebagai komunitas muslim bikers harus perbanyak amal kebaikan,” ujar Oded. ***

  • Menparekraf, Sandiaga Uno: Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional

    Menparekraf, Sandiaga Uno: Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional

    Bogor, eljabar.com — Sosialisai Desa Wisata di Desa Tugu Selatan, Kabupaten Bogor. Cisarua, Jawa Barat. Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 merupakan salah satu program pengembangan kepariwisataan Indonesia yang sedang digalakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dengan mengangkat tema “Indonesia Bangkit”. Program ini diharapkan mampu mewujudkan visi “Indonesia sebagai Negara Tujuan Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat”.

    Rangkaian Sosialisi acara Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 akan dimulai pada tanggal 22 Mei 2021 sampai dengan tanggal 25 Juni 2021.

    Sosialisai Desa Wisata di Desa Tugu Selatan
    Sosialisai Desa Wisata di Desa Tugu Selatan Kabupaten Bogor. Cisarua, Jawa Barat

    Setelah sebelumnya digelar di Desa Pujon Malang dan Desa Mas Ubud Bali kali ini, Program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan menyelenggarakan acara “Sosialisi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” dengan tema “Indonesia Bangkit” bertempat di DESA TUGU SELATAN, Cisarua, Bogor

    Sebuah acara yang menggabungkan kekuatan sosial media dan media mainstream, diisi dengan kegiatan kunjungan menjelajah desa wisata yang sudah berkembang maupun berkelanjutan di daerah regional dan dilaksanakan dengan mengikuti protokol Kesehatan.

    Desa Tugu Selatan, Kabupaten Bogor di pilih dalam kegiatan sosialisasi ini karena Desa Tugu Selatan dikenal sebagai desa wisata berkembang yang memiliki banyak sekali daya tarik wisata bagi wisatawan lokal dan internasional. Selain itu Desa Tugu Selatan memiliki suvenir fashion berupa Batik dengan motif khas komuditi dari perkebunan Gunung Mas Bogor, di Desa Tugu Selatan juga memiliki daya tarik di bidang produk kriya seperti lukisan bakar dan karya seni lainnya. Desa Tugu Selatan juga memiliki wisata atraksi budaya yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Desa Tugu Selatan secara digital juga berkembang karena desa ini memiliki website dan youtube mengenai informasi kegiatan di desa wisata. Sehingga bisa menjadi preferensi bagi wisatawan yang ingin berkunjung. Selain itu juga banyak tersedia homestay, sebagi tempat istirahat dan penginapan untuk wisatawan.

    Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional
    Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional

    Sandiaga Salahudin Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekinomi Kreatif mengatakan, “kami ingin mengajak desa2 lain untuk mencontoh desa wisata yang sudah maju dan mulai beradaptasi dalam membangkitkan perekonomian menuju kemandirian. Dengan desa yg sudah mandiri menjamin perekonomian di suatu desa wisata semakin maju, ujar Sandiaga Uno.

    “Melalui kegiatan sosialisasi ini kami harapkan akan membangkitkan minat dari desa-desa yang ada di seluruh Indonesia untuk mulai mengadaptasi konsep desa wisata untuk meningkatkan nilai tambah desa nya masing- masing dan yang sudah menerapkannya agar bisa mendaftarkan ke program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 sekaligus menginspirasi desa-desa wisata lainnya”, katanya.

    Menurutnya, ajang Anugerah Desa Wisata 2021 merupakan bentuk keberpihakan pemerintah dalam pemulihan sektor parekraf nasional dan merupakan program unggulan Kemenparekraf untuk membangkitkan semangat para pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

    “Kami ingin desa wisata-desa wisata ini memenuhi tujuh kategori perlombaan antara lain Kontes Homestay, Kontes Toilet, Kontes CHSE, Kontes Desa Digital, Kontes Suvenir (Kuliner, Fesyen, Kriya), Kontes Daya Tarik Wisata (Alam, Budaya, Buatan) dan Kontes Konten Kreatif,” ungkap Sandiaga Uno.

    “Jadi jangan lupa, daftarkan desa kalian di Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 di laman www.jadesta.com/adwi2021 sampai 26 Juni 2021 mendatang dengan total hadiah miliaran rupiah,” ujar Sandiaga Uno.

    Tujuan Kegiatan

    Tujuan acara ini adalah untuk mensosialisasikan dan mengkampanyekan program “Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” agar dari 57.000 desa di seluruh Indonesia yang memiliki daya tarik wisata tergerak untuk mendaftarkan desanya ke dalam program “Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021”. Dari agenda 9 Desa yang dikunjungi Menparekraf dan Public Figure memiliki tujuan memberikan acuan contoh dan motivasi desa lainnya yang ada diseluruh Indonesia untuk ikut serta mendaftarkan dan berkompetisi untuk menjadikan desa mereka sebagai Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat”. Tidak hanya itu kegiatan ini juga bisa membangun motivasi bagi pengembangan desa dan menjadi penggerak ekonomi tingkat desa melalui desa wisata. Calon desa pendaftar juga tidak hanya bagi desa yang baru, melainkan desa wisata rintisan, berkembang dan maju yang belum mendaftarkan desanya juga bisa mengikuti program ini. Berikutnya diharapkan target tahun 2021 dengan adanya “Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” Kemenparekraf dapat mencatat setidaknya lebih dari 700 desa wisata yang masuk ke dalam data Desa Wisata Indonesia.

    Acara promosi ini dilakukan langsung oleh Bapak Sandiaga Salahuddin Uno, selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Raffi Ahmad selaku Public Figure sekaligus Deandra Amada dan  Vika Nur Akmaliah.

    Dalam acara tersebut juga terdapat beberapa tamu undangan diantaranya :

    1.    Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bogor
    2.    Bapak Camat Desa Tugu
    3.    Kepala Desa Tugu Selatan
    4.    KOL kota Bogor ; dan
    5.    Media

    Acara Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 akan mengusing 7 (Tujuh) kategori penilaian bagi desa wisata pendaftar, diantaranya :  CHSE, Desa Digital, Souvenir (Kuliner, Fesyen, Kriya), Daya Tarik Wisata (Alam, Budaya, Buatan), Konten Kreatif, Homestay dan Toilet. Dimana kategori tersebut diharapkan mampu mendorong berkembangnya desa wisata menjadi wisata berkelanjutan dan sebagai bahan untuk meningkatkan kualitas yang dapat diikuti oleh semua desa di Indonesia.

    Proses Pelaksanaan kegiatan tersebut akan dilaksanakan sebagai berikut :

    1.    Promosi                                                 : 30 April s/d 25 Juni 2021
    2.    Registrasi Online                                  : 7 Mei 2021 s/d 26 Juni 2021,

    (Dimana semua Desa di Indonesia harus melengkapi data-data yang sudah ditentukan)

    1.    Promosi Regional                                 : 20 Mei 2021 s/d 24 Juni 2021
    2.    Kurasi                                                    : 28 Juni 2021 s/d 2 Juli 2021 
    3.    Pembekalan/ Workshop                       : 5 Juli  2021 s/d 16 Juli 2021 (Online)

    (Kegiatan ini dilakukan untuk mempertajam pemahaman mengenai syarat dan ketentuan kategori dan juga sarana edukasi CHSE)

    1.    Penetuan 50 Desa terbaik           : 16 Agt 2021 s/d 20 Agt 2021 

    (Para dewan juri akan menentukan 500 desa sebagai nominasi, dan akan dipilih 50 desa terbaik, yang nantinya akan dilakukan visitasi/verifikasi oleh Menparekraf dan perwakilan dari dewan juri)

    1.    Visit                                               : 23 Agt 2021 s/d 12 Nov 2021

    (Pada saat Visit masing masing dari 50 Desa akan mempresentasikan keunggulan desa masing-maisng sesuai dengan kategori penilaian dan akan di lakulan penilaian langsung oleh Menparekraf dan Perwakilan Juri).

    1.    Penentuan 10 Besar                    : 15 Nov 2021 s/d 19 Nov 2021

    (Penentuan 10 besar desa wisata dilakukan berdasarkan skor penilaian yang didapat setelah visitasi/verifikasi)

    1.    Penentuan 4 Besar                      : 22 Nov s/d 3 Des 2021 

    (Dilakukan penilaian kembali oleh dewan juri untuk memilih 4 desa terbaik dan juga voting oleh masyarakat untuk memilih 1 desa terfavorit lewat media sosial).

    1. Malam Puncak                                 : 7 Des 2021

    (Pengumuman 4 desa terbaik dan 1 desa terfavorit akan diumumkan di acara Malam Puncak Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021)

    Contact person : 081284900101

    Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat :

    a.   Mampu menjadi ”Daya Ungkit Bagi Ekonomi Desa dan Sebagai Wahana Promosi Untuk Menunjukkan Potensi Desa – Desa Wisata di Indonesia Kepada Wisatawan Domestik Maupun Wisatawan Mancanegara, serta Mendorong Daerah Untuk Dapat Menciptakan Desa Wisata – Desa Wisata Baru di Wilayahnya Yang Dapat Membangkitkan Ekonomi Desa”. 

    bMenjadikan desa wisata sebagai Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat”.

    c.  Terkumpulnya database/ update informasi dari desa wisata yang mendaftar dan ikut berpartisipasi dalam acara ini. Hal ini dikarenakan pengisian pendaftaran anugerah desa wisata ini akan disinkronisasikan dengan sistem jejaring desa wisata (jadesta) yang saat ini sedang dikembangkan.

    d.     Semoga pelaksanaan ‘Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021’ ini dapat meningkatkan pengembangan desa wisata baru dan memberikan suguhan menarik kepada wisatawan mancanegara ataupun wisatawan domestik melaui desa-desa wisata di Indonesia.

  • Produsen Tahu Mogok, Yana Pantau Langsung Ke Lapangan

    Produsen Tahu Mogok, Yana Pantau Langsung Ke Lapangan

    BANDUNG, eljabar.com — Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meninjau produsen tahu yang masih beroperasi di saat produsen tahu melakukan mogok produksi selama tiga hari pada 28 hingga 30 Mei 2021. Seperti diketahui, sejumlah produsen tahu mogok produksi karena harga bahan baku kedelai yang mengalami kenaikan.

    Peninjauan tersebut dilakukan di Pabrik Tahu Talaga Yun Sen, Jumat (28/05/2021). Turut mendampingi Yana, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah.

    Yana mengatakan, tempat tersebut masih berproduksi dengan alasan memenuhi komitmen pesanan konsumen dari luar Kota Bandung.

    “Jadi produksinya juga terbatas, bukan berarti tidak solider,” katanya usai peninjauan.

    Produsen Tahu Mogok Yana Pantau Langsung Ke Lapangan
    Produsen Tahu Mogok Yana Pantau Langsung Ke Lapangan, Jumat ( 28/05/2021)

    “(Tempat produksi tahu) semua rata-rata tutup. Jadi ini juga bukan tidak solider yah, tapi karena ada komitmen terutama ke Jakarta. Pesanan-pesanan dari pelanggannya. Sedangkan ke pasaran juga tetap tidak bisa memenuhi,” lanjutnya.

    Berdasarkan laporan, Yana mengatakan ketersediaan stok kedelai impor itu ada. Namun harganya mengalami kenaikan dari tren harga global di luar negeri.

    “Karena Amerika sebagai penghasil kedelai utama dunia itu belum panen. Berdasarkan informasi, ada pesanan yang luar biasa dari China ke Amerika itu sangat banyak. Ini juga mungkin supply demand, sehingga harga globalnya naik,” katanya.

    Menurut Yana, hal tersebut merupakan siklus yang terus berulang. Ia pun berpikir salah satu solusinya harus bisa swasembada. Karena harga kedelai lokal lebih mahal dibanding kedelai impor.

    “Karena paling kita 5 persen produk lokal, 95 persen dari luar negeri. Itu pasti siklus seperti ini bisa berulang, karena kita sangat bergantung dari pihak luar. Tapi itu kebijakannya dari pusat,” ucapnya.

    Pabrik Tahu Talaga Yun Sen
    Pemilik Pabrik Tahu Talaga Yun Sen Ahmad Hendra Gunawan dan Wakil Walikota Bandung Yana dengan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah, Jumat (28/05/2021).

    “Tapi mungkin saja, Buruan SAE kita buat tematik kedelai misalnya. Mudah-mudahan bisa cari formulanya ke Dinas terkait. Mungkin kita akan coba supaya belajar, ada pengalaman kita untuk upaya mengantisipasi siklus berulang ini,” katanya.

    Pemilik Pabrik Tahu Talaga Yun Sen, Ahmad Hendra Gunawan mengaku sebelumnya jika terjadi mogok produksi pihaknya selalu ikut, tetapi untuk hari ini produksinya untuk memenuhi pesanan yang sudah masuk dan dibayar, terutama pesanan dari luar Kota Bandung.

    “Sebetulnya kita biasanya ikutan, maksudnya bukan tidak solider. Kami juga tutup pintu depan, supaya orang tahu kalau kita memang tidak jualan. Jadinya ini hanya khusus pesanan saja yang sudah pesan,” katanya.

    “Lagipula pemberitahuannya datang tidak sampai ke kami langsung. Saya dapatnya dari WA teman itu juga sudah malam. Kacang kedelainya sudah direndam juga,” ucapnya.

    Ia pun mengaku masih harus berkoordinasi kembali terkait produksi tahu untuk pesanan ke luar Kota Bandung diperbolehkan atau tidak. Karena pihaknya memiliki juga konsumen khusus ke pelanggan langsung, restoran, supermarket, dan yang datang langsung ke lokasi.

    “Saya masih belum tahu besok produksi atau tidak, harus ngobrol dulu. Saya takutnya kena denda atau bagaimana. Sedangkan pesanan juga apakah bisa dibatalkan atau bagaimana nantinya,” katanya.

    Sementara itu, Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan, terkait swasembada kedelai, Ia pun berharap Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementrian Pertanian sudah bisa ke arah sana, minimal dapat mengurangi impor.

    “Harga (kedelai) lokal yang lebih mahal karena mungkin dari aspek produksinya, biaya produksi lebih mahal, tapi jelas karena kami bukan sentra produksi kedelai lokal, kedelai lokal itu dari Madiun,” katanya.

    “Dari Madiun ini adalah organik, harganya lebih mahal karena bisa dibilang lebih sehat. Untuk yang impor di sini (Pabrik Tahu Talaga), tahunya dijual Rp 3.500, sedangkan yang organik Rp 5.500 jadi beda Rp 2.000,” katanya.

    Terkait kenaikan harga kedelai, Elly mengatakan, saat ini harga kedelai impor berkisar antara Rp 10.300 – Rp 10.700 per kg, sebelumnya Rp 9.700. Karena hal tersebut Disdagin juga telah berdiskusi dengan Paguyuban Perajin Tahu Tempe.

    “Ya intinya kami sudah mengimbau sebaiknya tidak mogok, tetapi katanya mogok ini ditujukan untuk memberitahukan kepada konsumen bahwa ada kenaikan harga nantinya setelah mogok ini,” katanya.

    “Lebih ke arah akan bentuknya atau besarnya tetap, tapi harganya naik Rp500 per bungkus atau naiknya 10 sampai 15% mulai senin (31 Mei 2021). Karena kalau diperkecil harganya tetap lebih tidak efektif karena harus lagi bikin cetakan, terus plastiknya juga,” katanya. ***

  • Hadapi Pon dan Porprov, PRSI Ingin Berlatih Di Tirtalega

    Hadapi Pon dan Porprov, PRSI Ingin Berlatih Di Tirtalega

    BANDUNG, eljabar.com — Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kota Bandung meminta dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyediakan fasilitas tempat latihan, yakni Kolam Renang dalam persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV tahun 2022 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

    Hal itu terungkap saat Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meninjau Kolam Renang Tirtalega, Jalan Moh. Toha, Ciateul, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Jumat (28/05/2021).

    Menurut Yana, Pemkot Bandung mempunyai fasilitas Kolam Renang Tirtalega dan ingin memberi kesempatan para atlet untuk berlatih di tempat tersebut.

    “saya minta teman-teman PRSI mengirim surat. Supaya ini bisa segera digunakan,” ucapnya.

    Terkait kondisi pandemi covid-19, Yana menilai berenang relatif lebih aman. Karena air di kolam renang mengandung kaporit. Namun dengan komposisi yang harus ideal. Hal itu dapat membunuh virus.

    Hadapi Pon dan Porprov PRSI Ingin Berlatih Di Tirtalega
    Hadapi Pon dan Porprov PRSI Ingin Berlatih Di Tirtalega. Jumat (29/05/2021)

    Perlu diketahui, sejumlah kolam renang di Kota Bandung ditutup sementara oleh Pemkot Bandung, termasuk Kolam Renang Tirtalega.

    Namun karena PRSI membutuhkan sebagai tempat latihan, Pemkot Bandung mengizinkan dengan syarat menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

    “Tapi intinya kita minta protokol kesehatannya ketat. Insyaallah teman-teman (PRSI) juga sudah lebih paham,” katanya.

    “Ini pun khusus atlet. Selain itu tidak boleh. Jadi nanti setiap yang mau menggunakan, harus ada surat izinnya. Bahkan harus tes (swab atau rapid) dulu,” tegasnya.

    Sementara itu, Sekretaris Umum PRSI Kota Bandung, Aa Herdiatna Herman mengaku pihaknya tengah mempersiapkan keikutsertaannya dalam berbagai agenda olahraga. Terdekat adalah PON 2021 Papua.

    “PON itu hanya beberapa bulan lagi, walau pun kepastiannya seperti apa kita juga belum tahu. Tapi yang jelas dari atlet PON itu adalah untuk renang, renang indah, loncat indah polo air dan open water,” katanya.

    “Itu adalah 50 persen anak-anak Kota Bandung dan semua latihan dipusatkan di Bandung. Tetapi karena kita tidak punya fasilitas akhirnya jadi bertumpuk di satu tempat. Kita merasa kurang untuk berlatih,” lanjutnya.

    Oleh karena itu, Ia berharap Kolam Renang Tirtalega yang ditutup sementara bisa digunakan sebagai tempat berlatih para atlet renang.

    Ia pun mengaku sebelumnya sudah mengajukan hal tersebut.

    “Jadi hari ini kita mendengar kabar baik. Ini sudah bisa digunakan. Kita sangat syukuri di saat-saat waktu yang memang sudah semakin dekat,” ucapnya.

    Ia mengungkapkan, persiapan para atlet renang saat ini sudah mencapai 90 persen. Saat ini tinggal pematangan menuju PON yang akan datang.

    Namun ada kekhawatiran dengan kendala fasilitas sehingga harus memiliki tempat berlatih yang memadai.

    “Beberapa daerah lain dari fasilitas jauh lebih baik daripada kita. Tapi kita tahu bahwa renang, khususnya aquatik, kita masih yang terbaik di Indonesia,” katanya. ***

  • IHK 106.51, Pemkot Sukabumi Catat Inflasi April 2021 Mencapai 0,30 Persen

    IHK 106.51, Pemkot Sukabumi Catat Inflasi April 2021 Mencapai 0,30 Persen

    SUKABUMI, eljabar.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mencatat, nilai inflasi pada bulan April 2021 mencapai 0,30 persen, dengan Indek Harga Konsumen (IHK) mencapai 106.51.

    “Berdasarkan catatan, nilai inflasi Kota Sukabumi pada bulan april kemarin mencapai 0,30 persen,” ujar Assisten Daerah (Assda) II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Pemkot Sukabumi Cecep Mansur, Jumat (28/05/2021).

    Cecep mengungkapkan, inflasi terjadi disebabkan adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya harga beberapa kelompok pengeluaran. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) setempat, kata Cecep, kelompok pengeluaran itu yaitu, kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar

    0,90 persen, kemudian kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,19 persen, dilanjut dengan perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mencapai 0,07 persen.

    Kemudian lanjut cecep, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,06 persen, kemlompok kesehatan sebesar 0,11 persen, dan terakhir kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,32 persen.

    “Untuk kelompok lainya, yaitu kelompok informasi, komunikasi, dan jasa alami deflasi,” terang Cecep yang juga menjabat sebagai Asisten Daerah (Assda) II, Bidang Pembangunan dan Perekonomian Pemkot Sukabumi.

    Yang jelas tambah Cecep, perkembangan harga komoditas di bulan april 2021 tersebut, secara umum alami penaikan. Terutama bahan pokok Penting (Bapokting) yang ditemukan hamir disemua Pasar tradisional maupun modern.

    “Di bulan april itu semua kebutuhan komditas menunjukan naik harga,” katanya.

    Untuk itu tambah Cecep, pihaknya akan terus melakukan analisa terhadap sumber atau potensi tekanan, serta melakukan inventarisasi data dan informasi perkembangan harga barang dan jasa secara umum, melalui pengamatan terhadap perkembangan inflasi di daerah.

    “Termasuk menganalisis stabilitas permasalahan perekonomian daerah, yang dapat mengganggu stabilitas harga dan keterjangkaun barang dan jasa,” pungkasnya. (Anne)