Bupati Sumedang Ajak Pemilih Pemula Menjadi Pemilih Yang Baik

Sumedang, eljabar. Com — Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mengajak kepada para pelajar yang menjadi pemilih pemula untuk menjadi pemilih yang baik dan memilih orang-orang yang baik saat Pemilu agar berdampak kepada kehidupan masyarakat yang lebih baik.
Ajakan itu disampaikan olehnya ketika menjadi Keynote Speaker pada Webinar Pemilih Pemula dan Masa Depan Demokrasi Elektoral Berintegritasi yang digelar KPU Sumedang, Sabtu (5/2).
“Agar keputusan politik itu baik, kita harus menjadi pemilih yang cerdas, pemilih yang berintegritas dengan memilih pemimpin yang terbaik menurut kita. Tentunya dengan pilihan ini akan berdampak pada kehidupan kita ke depan,” ungkapnya.
Menurut Bupati Dony, politik merupakan alat atau instrumen untuk meraih kemaslahatan umat, kebaikan umat dan alat untuk mensejahterakan masyarakat.
“Jadi saya menegaskan bahwa politik itu suci. Dipandang ada yang kurang baik, namun masih banyak yang baiknya,” ucapnya.
Dikatakan Bupati, keputusan-keputusan politik yang dilahirkan oleh para politisi akan mengatur kehidupan masyarakat di berbagai bidang, yakni bidang ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, kesehatan dan sebaginya.
“Setelah memahami arti penting politik, generasi muda diharapkan bisa menjadi pemilih yang cerdas dan beredukasi, memilih pemimpin dan wakilnya sesuai dengan hati nurani yang bisa memperjuangkan aspirasinya,” ujarnya.
Bupati berpesan agar generasi milenial memahami arti penting dari politik dan tidak alergi untuk berkecimpung di dunia politik.
“Output dari kegiatan ini, saya harap generasi muda harus menjadi pemilih yang cerdas kemudian harus berpartisipasi dalam kegiatan politik,” katanya.
Bupati juga mengungkapkan jika warga Sumedang patut berbangga dengan banyaknya raihan prestasi yang diberikan pemerintah pusat, provinsi dan lembaga lainnya di Indonesia.
“Saat ini banyak prestasi yang kita raih. Mulai dari nilai SPBE kita juara nasional, penurunan stunting Juara 2 nasional dan Juara 1 di Jabar. Lalu untuk ekonomi kita juara di UMKM dari Kementerian Koperasi, pengharagaan sebagai juara ke 1 Nasional Teknologi Tepat guna dari Kementerian Desa. Selain itu, BKN memberikan penilaian rangking ke-4 nasional Indeks Profesionalitas ASN kepada Sumedang dilihat dari kinerja, kualifikasi dan kompetensinya, serta masih banyak penghargaan-penghargaan lainnya,” tuturnya.
Dijelaskan Bupati, dampak banyaknya raihan prestasi diantaranya dengan diberikannya dana insentif derah sebesar Rp. 37 milyar untuk pembangunan jalan, jembatan, irigasi, sekolah, dan kesehatan.
“Atas semua prestasi tersebut, kita juga mendapaktkan bantuan DAK untuk fisik sebesar 57 milyar. Semua ini didasarkan pada keputusan politik,” ujarnya.(abas)







