Bupati Sumedang “Momentum Untuk Mengintrospeksi Ibadah Salat Kita “

Sumedang,eljabar.com — Inti dari Isra Mi’raj yang selalu diperingati setiap tahunnya adalah adanya perubahan ke arah yang lebih baik, khususnya dalam ibadah salat.
Hal itu disampaikan Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir saat menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1443H/2022 di Dusun Keboncau Tonggoh Desa Sukajadi Kecamatan Wado, Sabtu (26/2).
“Kita mengharapkan berkah dari peringatan Isra Mi’raj ini. Artinya mengharapkan bertambah-tambahnya kebaikan kita semua,” tuturnya.
Oleh karena itu, peringatan tersebut hendaknya menjadi momentum untuk mengintrospeksi ibadah salat yang selama ini dilakukan.
“Kita tanya diri kita, salatnya sudah benar atau belum. Sudah khusyu’ atau masih hanya ingin gugur kewajiban saja. Mulai dari sekarang mari kita perbaiki salat kita,” ujarnya.
Bupati pun menyebutkan, salat yang sudah dilakukan dengan benar akan mencegah dari perbuatan keji dan mungkar sebagaimana disebutkan dalam ayat Al-Quran.
“Sesungguhnya salat itu mencegah perbuatan keji dan mungkar. Itu bunyi ayatnya. Jadi kalau masih belum bisa mencegah, berarti salat kita masih ada kekurangan. Tapi jangan dipelintir jadi lebih baik tidak salat sekalian. Ini justru yang lebih celaka,” tuturnya.
Bupati juga mengajak agar dalam kondisi apapun tetap bersyukur atas segala nikmat-nikmat yang diberikan Allah SWT.
“Insyaallah kalau kita bersyukur, Allah akan menambah nikmat-Nya kepada kita,” ujarnya.
Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah ikut mendukjng pembangunan di Sumedang.
“Visi Sumedang Simpati jika tidak didukung oleh warga, tentu tidak akan terwujud. Untuk itu, terus dukung program dan kebijakan pembangunan oleh semuanya,” kata Bupati.
Sementara itu, tokoh masyarakat setemoat sekaligus panita penyelenggara Isra Mi’raj, Ustadz Uud Misbahudin mengharapkan agar kegiatan tersebut dapat meningkatkan kualitas iman dan taqwa kepada Allah SWT juga memotivasi umat dalam meningkatkan Ukhuwah Islamiyah.
“Sesuai tema peringatan yakni Silih asah, silih asih, silih asuh, silih wangian, kita perbaiki akhlaq diri kita dari yang buruk menjadi baik, dan dari yang baik menjadi lebih baik,” ucapnya.
Ia mengatakan, kehadiran Bupati di tengah-tengah warga Desa Sukajadi adalah bukti cinta pemimpin kepada rakyatnya.
“Ini adalah perhatian Bapak Bupati selaku ‘orang tua’ kepada kami selaku ‘anak-anaknya’ yang sudah lama rindu untuk ditemui,” kata Ustadz Uud.
Oleh karena itu, atas nama seluruh warga oa mengucapkan terima kasih kepada Bupati atas kehadirannya.
“Alhamdulillah di sela-sela kesibukannya beliau masih menyempatkan hadir untuk duduk bersama di tengah-tengah warga. Ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk turut mendukung semua kebijakan Pak Bupati,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam Wado, jajaran Pemerintah Desa Sukajadi dan warga masyarakat setempat.(abas)







