Pembangunan SUTET 150 kV Kedinding Berlangsung, PLN Terapkan Tiga Pola Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Madura

PAMEKASAN, eljabar.com – Pemadaman listrik secara bergilir di pulau Madura dilakukan secara bergilir. Pemadaman PLN tersebut diberlakukan berdasarkan estimasi waktu yang berbeda-beda, baik di wilayah perkotaan dan pedesaan.
Hal tersebut dilakukan PLN sejak Minggu (25/09/2022), untuk pengurangan konsumsi daya dengan tiga tahap pola pemadaman.
Pemadaman bergilir di empat kabupaten di Pulau Madura, yaitu Kabupaten Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan dimulai sejak pukul 07.00-10.00, 10.00-13.00 dan 13.00-16.00 WIB.
Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pamekasan, Feri Asmoro Hermanto menjelaskan, pemadaman tersebut tidak bersifat total melainkan dilaksanakan dengan tiga pola.
Hal ini disampaikan Feri untuk menepis informasi yang berkembang di tengah masyarakat yang menyebutkan bahwa PLN akan melakukan pemadaman total.
“Masyarakat tidak perlu khawatir karena pemadaman listrik dilakukan secara bergilir dan waktunya tak lebih dari 3 jam,” ujarnya.
Selanjutnya Feri menegaskan, pemadaman secara bergilir tersebut terpaksa dilakukan akibat pembangunan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV Kedinding – Tx Bangkalan.
“Kegiatan pembangunan SUTET 150 kV itu juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pasokan daya listrik ke Pulau Madura sebesar 35 megawatt,” tegasnya.
Semula, kemampuan pasokan PLN sebesar 145,8 megawatt, dan pembangunan SUTET yang sedang berjalan akan meningkatkan kemampuan pasokan daya menjadi 180,8 megawatt.
“Tepat hari ini kami sedang melaksanakan pekerjaan pemasangan Temporary Jumper Incomer (TIJ) Bangkalan,” beberanya.
Pemasangan TIJ Bangkalan itu sedang berlangsung pada hari Minggu (25/09/2022), sejak pukul 07.00 dan akan berakhir pada 15.00 WIB sore ini.
Feri berharap dengan dilaksanakannya pekerjaan tersebut, pasokan listrik dapat semakin andal dan mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi di Pulau Madura cepat pulih.
“Kami mohon dukungan dan do’a dari segenap masyarakat agar pekerjaan dapat dilaksanakan dan diselesaikan dengan baik, sekaligus kami menyampaikan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan selama pelaksanaan pekerjaan,” pungkasnya.
Berikut tiga pola pemadaman PLN dan wilayah-wilayah yang terdampak:
Pemadaman Tahap I dari pukul 07.00 – 10.00 WIB, yang terdampak adalah Kecamatan Prancak di wilayah PLN ULP Ambunten. PLN ULP Bangkalan meliputi Kecamatan Kamal, Burneh, Bangkalan, Soccah, Gegger dan Arosbaya.
Untuk PLN ULP Ketapang meliputi Kecamatan Tanah Merah, PLN ULP Pamekasan Kecamatan Sumedangan, Galis, Proppo, Tlakanakn, Pademawu, Sokobanah dab Karang Penang.
Sedangkan di wilayah PLN ULP Prenduan terdiri dari Kecamatan Bluto dan Pragaan. PLN ULP Sumenep Kecamatan Gapura, Batang-Batang, Dungkek, Lenteng, Ganding dan Guluk-Guluk. PLN ULP Waru masing-masing adalah Kecamatan Pegantenan dab Pakong.
PLN ULP Blega meliputi Kecamatan Galis, Separah, Kranggan Timur, Lantek Barat, Telagah, Lerpak, Dabung, Galis Daya, Lantek Timur, Banyubunih, Longkek, Pakaan Daya, Pakaan Laok, Pakong, AlasKokon, Galis, Pakadan, Brakas, Modung, Suwaan, Palengteng dan Kajuanak.
Pemadaman Tahap II yang berlangsung dari 10.00 – 13.00 WIB, yang terdampak di wilayah kerja PLN ULP Bangkalan yang terdampak adalah Kecamatan Socah, Bangkalan dan Alang-alang.
Kemudian PLN ULP Pamekasan, masing-masing Kecamatan Banyuanyar, Pakong, Proppo, Kota Pamekasan dan Larangan. Di PLN ULP Waru Pegantenan, Batumarmar, Sokobanah dan Pasean. PLN ULP Sampang Kecamatan Omben, Kedundung, Tambelangan, Desa Tanggumong, Desa Pangelen, Kecamatan Sampang, Jl. Imam Bonjol, Desa Gunung Maddah dan Jl. Suhadak.
Untuk ULP Bangkalan meliputi Kecamatan Tanah Merah dan Galis. Di wilayah kerja ULP Sumenep Kecamatan Kalianget, Talango, Rubaru, Dungkek dan Batang-Batang.
Pemadaman Tahap III pukul 13.00 – 16.00 WIB, untuk wilayah kerja PLN ULP Bangkalan yang terdampak pemadaman bergilir adalah Kecamatan Gegger. PLN ULP Pamekasan meliputi Kecamatan Kanginan, sebagian kota Pamekasan, Larangan Badung, Plakpak Dasuk, Kecamatan Pakong, Palengaan dan Karang Penang.
Wilayah kerja PLN ULP Sampang yang terdampak antara lain Kecamatan Kedungdung, Omben, Palengaan, Karangpenang, Pengarengan, Camplong, Kecamatan Kota Sampang, Tanjung, Torjun, Jrengik, Desa Gunung Kesan, Desa Aeng Sareh dan Desa Karongan dan sekitarnya.
PLN ULP Sumenep yang terdampak Kecamatan Saronggi dan Ganding. PLN ULP Blega meliputi Margantoo, Lomaer, Bates, Panyepen, Senasen, Konang, Sambryan, Cangkarman, Genteng, Tlokoh, Durjan, Mano’an, Tramok, Bandang Laok, Pakes, Bandung, Durin Timur, Batokaban, Kokop, Karan Gayam, Blega, Blegaoloh, Karang Nangka, Nyormanis, Kajan, Karpoten Lombang Laok, Lombang Daya, Pateronganm Daleman, Telok, Blateran, Gigir, Kampao, Penjalinan, Neroh, Paeng, Kolla, Patereman, Serabi Timur, Noreh, Labuhan, Taman, Sreseh, Bangsah, Bundah, Klobur, Pangpajung
Untuk wilayah kerja PLN ULP Ketapang masing-masing adalah Kecamatan Ketapang, Robatal, Kedungdung. PLN ULP Ambunten meliputi Kecamatan Manding, Dasuk, Batu Putih di Kabupaten Sumenep. (idrus)







