Angka Stunting di Sumedang Turun di Tahun 2022 Jadi 8,27%,

Sumedang, eljabar. Com — Pemerintahan Kabupaten Sumedang yang dipimpin Dony Ahmad Munir dan Erwan Setiawan telah genap Empat Tahun sejak dilantik pada tanggal 20 September 2018 silam.
Ada beberapa hal krusial yang menjadi program prioritas dari Dony-Erwan selama menjabat demi tercapainya cita-cita Sumedang Simpati di Tahun 2023.
Salah satunya adalah program penurunan angka Stunting atau dikenal dengan istilah Zero Stunting di 2023.
Melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Uyu Wahyudin, angka stunting di Sumedang mengalami penurunan, bahkan tembus angka satu Digit.
“Angka stunting di Sumedang turun di Tahun 2022 jadi 8,27%,” kata Uyu saat Rapat Publikasi Data Stunting di Sapphire City Park Sumedang, Kamis (29/9).
Ia menjelaskan, di Tahun 2020 dan 2021 angka stunting masih di angka Dua Digit. Tahun 2020, 12,05% dan di Tahun 2021, 10,99%.
“Tentu ini adalah kerja kita bersama, bukan hanya sebatas Dinas Kesehatan,” tuturnya.
Menurut Uyu, data stunting tersebut diperoleh dengan cara melakukan pendataan melalui Elektornik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Masyarakat (EPPGM). Hasilnya data stunting di Kabupaten Sumedang untuk tahun 2022 di angka 8,27 persen.
EPPGM sendiri kata Uyu, dilakukan oleh petugas kesehatan dibantu oleh Kader Posyandu di Daerah. Targetnya seluruh bayi 0-59 Tahun yang ada di Posyandu.







