FGD PWRI Sumenep Bongkar Tantangan Pembinaan Atlet Jelang Porprov 2027

SUMENEP,eljabar.com – DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumenep menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema “Sumenep Menuju Porprov 2027” di Pendopo Keraton Sumenep, Rabu (19/11/2025). Agenda ini menjadi forum strategis untuk menyatukan gagasan pemerintah daerah, komunitas pers, akademisi, dan pelaku olahraga guna memperkuat kesiapan Sumenep menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027.
Ketua DPC PWRI Sumenep, Rusydiyono, menegaskan bahwa PWRI tidak hanya berperan sebagai lembaga pers, namun juga mitra aktif pemerintah dalam pengembangan sektor olahraga.
“PWRI akan menjadi komunitas kewartawanan yang menyediakan ruang khusus bagi peliputan dan penguatan informasi seputar perkembangan olahraga di Kabupaten Sumenep,” ujarnya.
Rusydiyono juga menyoroti pentingnya kontribusi setiap organisasi media dalam pembangunan daerah. Ia mencontohkan berbagai aktivitas kolaboratif yang telah dilakukan komunitas pers sebelumnya.
“Beberapa waktu lalu, KJS sukses menggelar Etnic Carnival 2025 sebagai gebyar kebudayaan. Sementara SMSI juga baru saja melaksanakan FGD bertema Green Economy dan tantangan ekologis dalam perencanaan KEK Madura,” tambahnya.
Menurutnya, langkah-langkah tersebut harus terus dilanjutkan melalui sinergi yang lebih kuat.
“Kami siap bersinergi dan mendukung Pemerintah Daerah, khususnya dalam penguatan sektor olahraga,” tegasnya.
Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi dalam memajukan olahraga daerah. Ia menyoroti perlunya perlindungan dan pembinaan atlet lokal agar tidak diambil daerah lain.
“Saya harap Disbudporapar menjaga para atlet berbakat. Jangan sampai mereka dikontrak atau di-*bon* ke daerah lain. Harus ada MoU untuk memastikan potensi atlet Sumenep tetap dibina di rumah sendiri,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa perencanaan olahraga ke depan harus berbasis data agar pembinaan atlet lebih terarah dan efektif.
“Kita harus bekerja berbasis data. Potensi besar tidak akan berkembang jika pembinaannya tidak didukung informasi yang akurat,” tandasnya.
FGD ini turut dihadiri Anggota Komisi IV DPRD Sumenep KH. Samioedin, Rektor Universitas PGRI Sumenep Dr. Asmoni, jajaran KONI Sumenep, Disbudporapar, serta perwakilan dari 20 cabang olahraga. Diskusi berlangsung dinamis dan menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk memperkuat roadmap Sumenep menuju Porprov 2027.(Ury)







