Hari Ke-62 Preservasi Jalan Soetta-Pangsud, Progres 43 Persen Deviasi Minus 4 Persen

KOTA PROBOLINGGO, eljabar.com — Pekerjaan preservasi Jalan Soekarno Hatta (Soetta) dan Jalan Panglima Sudirman (Pangsud) Kota Probolinggo tinggal sebulan lebih.
Progres pekerjaan yang dilaksanakan oleh PT Tri Jaya Cipta Makmur berdasarkan Kontrak Nomor: HK.02.03/1691/Bbpjn 5.7.1/2025, tanggal 24 September 2025 itu berada di bawah target rencana.
PPK 1.1 Provinsi Jawa Timur, Wahyu Wibowo, mengatakan bahwa hingga hari ke-62 waktu pelaksanaan, volume progres pekerjaan senilai Rp38,85 miliar itu baru tercapai 43 persen, atau minus 4 persen dari target rencana sebesar 47 persen.
“Hingga hari ke-62 dari target rencana 47 persen yang terealisasi 43 persen, deviasinya minus 4 persen,” ujarnya, melalui keterangan tertulis, Rabu (26/11/2025).
Bowo menjelaskan, prestasi pekerjaan di bawah target rencana itu dipicu oleh berbagai kendala teknis berupa pohon dan utilitas serta non teknis, berupa cuaca dan hujan.
“Cuaca ekstrim dengan curah hujan tinggi yang sering terjadi di Kota Probolinggo belakangan ini jadi kendala di lapangan. Kondisi ini berpengaruh signifikan terhadap proses pekerjaan,” jelas Bowo.
Bowo menambahkan, selama pengerjaan juga mengalami sejumlah kendala teknis di lapangan. Adanya pohon dan beberapa utilitas di area pekerjaan menjadi pekerjaan tambahan yang harus diselesaikan dahulu. Imbasnya, time schedule pelaksanaan mengalami penyesuaian dengan kondisi yang ada di lapangan.
“Pohon-pohon yang ada di sepanjang area pekerjaan harus dibersihkan dulu sehingga memakan waktu, begitu juga dengan utilitas terutama yang ada di bawah tanah harus dijaga, dan yang terdampak dilakukan perbaikan karena kita mengedepankan kepentingan masyarakat,” katanya.
Namun demikian, kata Bowo, pihaknya bersama segenap tim teknis pelaksanaan tengah merumuskan percepatan akselerasi progres pekerjaan. Hal ini dibahas dalam forum rapat dengan stakeholder terkait. Pihaknya meminta kontraktor pelaksana, yaitu PT Tri Jaya Cipta Makmur, untuk memaksimalkan kondisi yang ada serta sumber daya yang dimiliki seoptimal mungkin.
“Ini masih rapat pembahasan,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).
Sementara Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 1 Provinsi Jawa Timur, Aldiansyah, menegaskan, berdasarkan rencana pelaksanaan paket pekerjaan preservasi Jalan Soetta-Pangsud tidak termasuk kategori kontrak kritis.
“Paket tersebut tidak masuk paket kontrak kritis,” tegas Aldiansyah, Rabu (26/11/2025).
Oleh karena itu, kata Aldiansyah, untuk pelaksanaan di lapangan serta untuk mengejar progres pekerjaan penyedia jasa diharapkan memaksimalkan sumber daya.
“Bila diperlukan menambah sumber daya dengan tetap memperhatikan mutu pekerjaan,” katanya.
Pantauan di lapangan, pada sisi selatan Jalan Pangsud serta sisi utara dan selatan Jalan Soetta telah selesai dilakukan pengaspalan. Overlay ini baru dilakukan pada separuh badan jalan, menempel dengan median jalan. Pada separuh bagian lainnya masih aspal eksisting.
Beberapa pekerja juga terlihat sedang melakukan evakuasi sejumlah pohon yang telah ditebang, tepat di depan kantor Walikota Probolinggo, Jalan Panglima Sudirman.
Sementara untuk drainase di sisi selatan Jalan Soetta telah selesai dikerjakan dan dilanjutkan dengan pengerjaan trotoar di sisi utara dan selatan jalan. Sebagian granit juga telah terpasang.
Pembuatan saluran dan trotoar jalan yang berada di wilayah Kelurahan Sukabumi hingga kini masih belum rampung seluruhnya. Sementara saluran u-ditch di sisi utara Jalan Pangsud telah terpasang. Tinggal pengurugan kemudian dipadatkan untuk aplikasi trotoar di atasnya. (Irwan Yudha Lesmana)







