TNI / POLRI

Kapolsek Jatinangor: Kepala Desa Diminta Berperan Aktif Edukasi Warga Terkait New Normal

SUMEDANG, eljabar.com — Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Jatinangor Kompol H. Denny G.S, SH, MH meminta para kepala desa se Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang memassifkan sosialisasi dan edukasi semua kebijakan pemerintah, sehingga masyarakat memiliki kesadaran dan kesiapan memasuki tahapan tatanan baru atau the new normal life.

Hal itu ditegaskan, Kapolsek Jatinangor Kompol H. Denny G.S, SH, MH saat berkunjung ke Kantor Desa Jatimukti bersama beberapa orang personil anggota Polsek Jatinangor, Sabtu (30/05/2020).

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, untuk memastikan pelaksanaan kesiapan kita menuju ke tatanan atau norma yang baru. Presiden menginginkan TNI-Polri ada di setiap keramaian, untuk lebih mendisiplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan yang telah kita sepakati lewat PSBB, karena kita ingin tetap produktif dan aman Covid-19,” tutur H. Denny.

Untuk memperkuat hal itu, Kapolsek meminta para personel Bhabinkamtibmas agar terus bergerak ke lapangan Sehingga mampu menyentuh masyarakat sampai level terbawah.

“Agar 12 orang Bhabinkamtibmas Polsek Jatinangor betul-betul siap untuk melakukan sosialisasi protokol masyarakat produktif dan aman Covid-19,” tegasnya.

Kapolsek Jatinangor menjelaskan, sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, langkah yang dipersiapkan pemerintah dalam rangka menghadapi tatanan normal baru akan dilakukan bertahap.

Untuk tahap awal, langkah itu akan dilaksanakan di 4 provinsi yang meliputi Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Gorontalo yang mencangkup 25 kabupaten dan kota yang sebelumnya telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Di daerah-daerah itu, lanjut H Denny  akan ada pengerahan personel Polri untuk mengawasi dan memastikan pelaksanaan protokol kesehatan di lapangan. Khususnya terkait keharusan memakai masker, menjaga jarak, dan menghindarkan orang dari kerumunan serta berdesak-desakan.

“Dengan digelarnya pengawasan Polri di lapangan secara massif, diharapkan memunculkan kesadaran dan kedisiplinan yang kuat dari masyarakat dan dapat menekan angka penyebaran virus serta menekan R-0 (R-Nought) agar tetap di bawah 1, yang merupakan syarat mutlak untuk kita bisa masuk ke tatanan atau normal baru sehingga masyarakat tetap produktif dan aman Covid-19,” tandasnya. (Arip/Abas)

Show More
Back to top button