Masyarakat Desa Tanjung Pademawu Gelar Aksi, Tuntut Panitia Pilkades Dibubarkan

PAMEKASAN, eljabar.com – Puluhan masyarakat Desa Tanjung yang tergabung dalam Forum Aspirasi dan Advokasi Masyarakat (FAAM) menggelar aksi unjuk rasa di kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Pamekasan.
Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan yang dilakukan oleh ketua Badan Pengawas Desa (BPD) Tanjung yang diduga memanipulasi struktur keanggotaan BDP Desa Tanjung Pamekasan untuk menjadi panitia Pilkades tanpa dimusyawarahkan dengan anggota BPD yang lain.
Andi Basit, Ketua Forum Aspirasi dan Advokasi Masyarakat (FAAM) aksi ini meminta kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) kabupaten Pamekasan untuk merombak total struktur anggota BPD Desa Tanjung.
Untuk itu, penetapan struktur keanggotaan BPD Desa Tanjung sangat tidak relevan dan tanpa sepengetahuan anggota BPD yang lain, oleh karenanya kami meminta kepada Kepala DMPD supaya mengambil langkah taktis, agar Pemilihan Kepala Desa di Tanjung berjalan dengan secara kondusif,” katanya. Selasa, (22/06/2021).
Aksi tersebut ditemui langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Ach. Faisol. Ia menyampaikan bahwa secara garis koordinasi kami memang menjadi panitia pelaksana kabupaten.
“Tetapi persoalan mengenai perombakan struktur keanggotaan BPD Desa Tanjung untuk menjadi panitia Pilkades bukan ranahnya dan tidak mempunyai kebijakan. Yang mempunyai kebijakan ialah Bupati Pamekasan,” ungkap Faisol.
Sementara itu BPD terpilih di Desa Tanjung Moh. Saleh menyampaikan bahwa penetapan panita pilkades tersebut tanpa dimusyawarahkan dengan BPD yang lain, sehingga berasumsi pemerintah Desa Tanjung memanipulasi data.
“Kami merasa kecewa atas keputusan yang dibuat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Saleh.
Moh. Saleh mengatakan pada saat itu, yakni pembentukan panitia Pilkades pihaknya menyampaikan bahwa masyarakat yang tidak mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) bisa menjadi ketua panitia Pilkades.
”
Jika hal seperti ini tetap berkelanjutan, maka kami tidak menjamin pelaksanaan Pilkades di Desa Tanjung akan kondusif.” Tandasnya. (idrus)







