50 Orang Dikukuhkan Sebagai Pokja Bunda PAUD Kabupaten Sumedang Tahun 2021

Sumedang, eljabar. Com — Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan pondasi awal bagi pertumbuhan dan perkembangan fisik, kecerdasan, sikap, perilaku beragama, bahasa dan komunikasi anak-anak.
Bunda PAUD dipandang sebagai salah satu pemangku kepentingan yang memiliki peran strategis dalam menciptakan layanan pendidikan bagi anak usia dini.
Dalam rangka memaksimalkan tercapainya tumbuh kembang anak dan peningkatan kapasitas Bunda PAUD di Kabupaten Sumedang, sebanyak 50 orang dikukuhkan sebagai Pokja Bunda PAUD Kabupaten Sumedang Tahun 2021 secara hybrid, Selasa (27/7).
Pengukuhan sendiri dilakukan oleh Bunda Paud Kabupaten Sumedang Hj. Susi Gantini kepada lima orang perwakilan Pokja secara Luring di Gedung Negara. Sedangkan 45 orang yang terdiri dari Bunda PAUD Kecamatan, Desa dan Kelurahan serta anggota Pokja lainnya mengikuti pengukuhan secara Daring di tempatnya masing-masing.
Bunda PAUD sendiri adalah predikat yang diberikan kepada istri kepala pemerintah dan kepala daerah (Presiden, Gubernur, Bupati/Walikota, Camat, Kepala Desa/Lurah) atau disandang langsung oleh kepala pemerintahan dan kepala daerah perempuan yang merupakan penggerak utama dalam pembinaan layanan PAUD.
Pengukuhan Pokja Bunda PAUD berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 01/SK. B.PAUD.SMD/II/2021 tentang Penetapan Kelompok Kerja
Bunda Pendidikan Anak Usia Dini Tingkat Kabupaten Sumedang.
Dalam laporan Ketua Panitia yang disampaikan Sekretaris Pokja Bunda PAUD Dian Nurmayati disebutkan, tujuan pengukuhan tersebut yaitu untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar PAUD dan jumlah lembaga layanan PAUD.
“Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah desa dan kelurahan yang memiliki layanan PAUD serta menigkatnya kerja sama atau kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan terkait dengan layanan PAUD Berkualitas,” imbuhnya.
Ditambahkan Dian, pelaksanaan kegiatan selama dua hari dari tanggal 27 sampai dengan 28 Juli 2021.
“Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan mampu meningkatnya kesadaran, partisipasi dan peran serta masyarakat dalam mendukung gerakan PAUD Berkualitas serta meningkatkatnya partisipasi masyarakat tentang pengetahuan pola asuh, kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan dan perlindungan anak,” jelasnya.
Bunda PAUD Kabupaten Sumedang Hj. Susi Gantini mengucapkan, pengukuhan tersebut berangkat Perlu adanya sinergitas berbagai pemangku kepentingan baik pemerintah, swasta maupun organisasi mitra dalam suatu wadah.
“Selamat kepada anggota Pokja Bunda PAUD Kabupaten Sumedang yang baru dikukuhkan. Diharapkan PAUD di Kabupaten Sumedang dapat diintegrasikan dalam satu bentuk kerja sama yang bisa terwujud apabila ada komunikasi, koordinasi dan kolaborasi, ” ujarnya.
Susi juga berharap Pokja Bunda PAUD ke depan bisa menciptakan pelayanan yang berkualitas serta layanan PAUD yang holistik integratif, mencakup perawatan, pengasuhan, kesehatan, gizi, pendidikan, perlindungan dan kesejahteraan anak usia dini.
“Saya harap kekompakan harus terus dijaga dengan sebaik-baiknya. Diharapkan juga mampu menjalankan tugas dan kewajiban Pokja PAUD serta mengatasi beberapa persoalan dan tantangan ke depan,” imbuhnya.
Bupati yang hadir dalam acara pengukuhan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas perhatian, kerja sama dan kontribusi dalam penanganan Covid-19.
“Tentunya tantangan yang kita hadapi yakni masalah Covid harus terus kita selesaikan. Saya harap Pokja Bunda PAUD -Sumedang menjadi bagian solusi dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumedang tersebut, ” katanya.(abas)







