Mendikbudristek..! Guru dan Siswa Bukan Kelinci Percobaan

KAB. BANDUNG. eljabar.com — Para pendidik SD dan SMPN siap-siap, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim di tahun 2022 hendak meluncurkan 3 kurikulum pilihan. Yakni Kurikulum K13, Kurikulum Darurat (Kurikulum K13 yang disederhanakan) dan Kurikulum Prototipe. Tak pelak mendapat cibiran dari kalangan pendidikan.
Salah seorang Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) cabang kecamatan yang enggan disebutkan jati dirinya dengan tegas mengatakan, kurikulum rohnya pendidikan, oleh sebab itu merancang kurikulum jangan coba-coba.
“Yakni harus melalui kajian serta analisis yang matang, pasalnya hasil pendidikan dapat dirasakanoleh siswa 10 hingga 20 tahun kedepan,” jelasnya kepada eljabar.com, Kamis (23/12/2021).
Salah seorang pendidik ini lebih tegas, kalau kurikulum di ubah-ubah dampaknya tidak baik pada siswa dan guru.
“Serta yang dulu saja, yakni K13 masih ada oknum guru masih kurang mengerti apalagi yang baru dan pula. Guru dan siswa bukan kelinci percobaan,” tegas sumber melalui pesan singkat Whatsapp.
Demikian pula sumber lain berharap, Mendikbudrintek Nadiem Makarim fokus ke K13, pasalnya kalau sekolah harus mengambil pilihan diluar K13 kasihan negara yang mengeluarkan dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS), sekolah harus membeli buka baru.
“Apakah buku K13 yang ada harus dijual di kilo?,” tanya sumber. A56







