Awas…! Promosi Koorwil Disdik Kab. Bandung Gunakan Sistem ABS?

KAB. BANDUNG, eljabar.com – Seiring Koordinator Wilayah (Koorwil) TK, SD, SMP dan Non Formal Kecamatan Cikancung dan Bojongsoang pensiun, hendaknya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, DR. H. Juhana, M.MPd mempromosikan koorwil melalui uji kopetensi (Ujikom).

Ujikom tersebut, agar yang terpilih adalah orang yang berkopeten, bukan seperti beberapa waktu lalu, oknum disdik diduga menggunakan sistem ABS (asal bapak senang). Yakni oknum kepala sekolah yang tidak bisa bekerja dijadikan seorang koorwil.

Sala seorang pegawai Disdik Kab. Bandung yang berinisial Ris mengatakan, “Selama disdik gagal paham, yakni promosi koorwil tidak melalui ujikom malah meloloskan oknum kepala sekolah yang tidak bisa membuat surat pertanggungjawaban (SPJ) bantuan operasional sekolah (BOS) seperti dua bulan lau (Agustus 2019, red), jangan harap pendidikan di Kabupaten Bandung bisa maju,” tandasnya, Rabu (23/10/2019).

Sumber berbeda mengungkapkan, “Dia (oknum kepsek, red)  laksana penguasa Kab. Bandung, masa iya baru 2 bualan dilantik koorwil kecamatan tertentu, sudah menyuruh koorwil lain untuk pindah dan dia mengaku ingin pindah ke kecamatan yang jumlah siswanya lebih besar, ada apa?,” beber sumber tersebut. *A56

Advertisement

Categories: Pendidikan