Ayep Zaki Dorong Karang Taruna Jadi Mitra Strategis Pemerintah di Tengah Masyarakat

SUKABUMI, Eljabar.com – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mendorong Karang Taruna semakin aktif menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial sekaligus mendukung pembangunan di tingkat kelurahan.
Hal itu disampaikan Ayep saat menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam Kegiatan Pemberdayaan Karang Taruna Tingkat Kelurahan Subangjaya, di Ruang Pertemuan Kelurahan Subangjaya, Kota Sukabumi, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Cikole, Lurah Subangjaya, Ketua Karang Taruna Kota Sukabumi, narasumber dari Kejaksaan Negeri Sukabumi, Babinsa, Bhabinkamtibmas Kelurahan Subangjaya, serta jajaran pengurus Karang Taruna Kelurahan Subangjaya.
Dalam arahannya, Ayep menekankan pentingnya kesadaran dan kepatuhan terhadap hukum sebagai salah satu indikator dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Menurut Ayep, indikator terkait persoalan hukum di Kota Sukabumi mencapai 96,5. Capaian tersebut, kata dia, menunjukkan adanya upaya birokrasi dalam menjalankan pemerintahan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kesadaran dan kepatuhan terhadap hukum menjadi salah satu indikator penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Capaian ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui komitmen bersama,” ujar Ayep.
Selain aspek hukum, Ayep menyampaikan sejumlah capaian Kota Sukabumi dalam pelayanan sosial dan sektor lainnya. Salah satunya sektor pariwisata yang disebut menempatkan Kota Sukabumi di peringkat keempat di Jawa Barat.
Ia menegaskan, berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat sehingga perlu dijaga dan terus ditingkatkan.
“Berbagai capaian yang telah diraih merupakan hasil kerja bersama. Karena itu, diperlukan kerja keras, konsistensi, dan komitmen seluruh elemen masyarakat agar capaian tersebut dapat terus ditingkatkan,” katanya.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Sukabumi masih menghadapi sejumlah persoalan strategis, di antaranya stunting, kemiskinan ekstrem, pengangguran, penyandang disabilitas, hingga kebutuhan pembangunan infrastruktur.
Untuk memperkuat pembiayaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, Pemkot Sukabumi juga terus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam upaya tersebut, Ayep berharap camat, lurah, Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK), RT, RW, hingga Karang Taruna ikut membantu menyosialisasikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat.
Program yang dimaksud antara lain opsen, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), program Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), serta gerakan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Ayep juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang berpegang pada kebenaran, kejujuran, dan keadilan. Ia menyatakan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan terhadap perangkat daerah guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.
Sejalan dengan perkembangan teknologi, transformasi digital juga terus didorong dalam pengelolaan pemerintahan. Berbagai layanan dan pengelolaan data diarahkan untuk memanfaatkan sistem digital, termasuk melalui AI Sukasai.
Pada kesempatan tersebut, Ayep secara resmi membuka Kegiatan Pemberdayaan Karang Taruna Tingkat Kelurahan Subangjaya.
Ia berharap Karang Taruna tidak hanya menjadi organisasi kepemudaan, tetapi mampu mengambil peran nyata dalam membantu pemerintah menangani persoalan sosial serta membangun lingkungan yang lebih baik.
“Karang Taruna harus menjadi mitra strategis pemerintah di tengah masyarakat. Peran aktifnya sangat dibutuhkan untuk membangun lingkungan, meningkatkan kepedulian sosial, dan mendorong kemajuan masyarakat,” tutur Ayep.
Dalam kegiatan tersebut, Ayep juga menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada para juara perlombaan kebersihan dan gapura. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat masyarakat dalam menjaga kebersihan sekaligus memperindah lingkungan.







