Bappeda Kota Sukabumi Resmi Perkenalkan SMART BASIC, Inovasi Digital dalam Proses Perencanaan Pembangunan Daerah

SUKABUMI, eljabar.com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi resmi memperkenalkan inovasi digital terbaru dalam proses perencanaan pembangunan daerah di Kota Sukabumi.
Melalui Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Bappeda Kota Sukabumi menggelar Rapat Sosialisasi Sistem Musrenbang Artificial Berbasis Spasial Kolaboratif atau SMART BASIC, belum lama ini.
Sistem ini dirancang untuk mendigitalisasi proses Musrenbang dari tingkat kelurahan hingga kota. Dengan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan data spasial, SMART BASIC ditargetkan mampu membuat proses perencanaan pembangunan menjadi lebih akurat, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kota Sukabumi, Frendy Yuwono, mengatakan bahwa SMART BASIC menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kualitas pengambilan keputusan.
“Melalui sistem ini, data yang digunakan lebih akurat karena berbasis spasial, serta memungkinkan pelibatan multi-stakeholder dalam proses input data secara kolaboratif,” ujar Frendy, Rabu, (10/09/2025)
Menurut Frendy, sistem ini juga mendukung transparansi, kolaborasi lintas sektor, hingga efisiensi dalam perencanaan pembangunan. SMART BASIC disebut selaras dengan kebijakan nasional dalam pemanfaatan teknologi digital untuk tata kelola pemerintahan.
“Inovasi ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Sukabumi untuk membangun sistem perencanaan yang adaptif terhadap dinamika wilayah dan tantangan ke depan,” jelasnya.
Frendy menambahkan, pendekatan berbasis spasial memungkinkan pemerataan pembangunan karena merujuk pada data riil dan karakteristik wilayah masing-masing.
Sosialisasi SMART BASIC diikuti oleh perwakilan perangkat daerah, kelurahan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Selain pemaparan konsep, peserta juga diberikan pelatihan teknis terkait penggunaan platform tersebut.
“Dengan penerapan sistem ini, diharapkan proses Musrenbang ke depan lebih tepat sasaran dan berpihak pada kebutuhan riil masyarakat,” pungkasnya. (Anne)







