Bersama Lawan Corona, IGI Sumedang Terapkan Marsekal Edulogy

SUMEDANG, eljabar.com — Dalam menghadapi situasi pandemik Covid-19 selama sosial distance atau diam di rumah, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Sumedang menerapkan program Mari Sekolah Digital Online (Marsekal) Edulogy.

Ketua IGI Sumedang, Ade Sugiana mengatakan, bahwa aplikasi Marsekal Edulogy merupakan salahsatu inovasi dan kreatifitas dari IGI.

“Saat ini baru 13 Sekolah di Sumedang mulai tingkat SD, SMP dan SMA yang telah menggunakan aplikasi Marsekal Edulogy. Mudah mudahan terus bertambah Sekolah yang menerapkan aplikasi ini,” ujar Ade kepada eljabar.com, Jum’at (10/4/2020).

Ade mengatakan, banyak ragam aplikasi yang digunakan dalam pembelajaran ditengah pandemik Covid-19 seperti, Zoom, Google Hangout, dan lainnya namun, aplikasi tersebut dinilai kurang efektif oleh IGI Sumedang.

“Salahsatu kelebihan aplikasi Marsekal Edulogy bisa dijadikan data penilaian bagi kepala sekolah dan banyak lagi keunggulan yang lainnya,” tutur Ade.

Tak hanya itu, terang Ade, kendati dalam pembelajaran daring, kuota internet menjadi salah satu kendala yang dialami oleh setiap pengajar dan peserta didik. Namun sebagaimana arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim bahwa Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bisa digunakan guru dan murid untuk membeli kuota internet dalam rangka mendukung belajar dari rumah terlebih, penggunaan dana BOS tersebut merupakan kebijakan yang diambil untuk merespon situasi krisis pandemi Covid-19.

“Sudah jelas, arahan dari Pak Menteri bahwa dana bos bisa digunakan untuk membeli kuota internet untuk guru dan murid-muridnya selama masa krisis pandemi Covid-19. Lebih dari itu, Sekolah memiliki kewenangan untuk menentukan penggunaan dana BOS reguler sesuai dengan prioritas kebutuhan sekolah dengan memperhatikan prinsip-prinsip pengelolaan dana BOS reguler,” ujarnya.

Selain itu, sambung Ade, selaku Guru dan praktisi pendidikan dalam rangka menghadapi situasi pandemi Covid-19 jangan dijadikan alasan bahwa siswa dan guru tidak belajar daring online karena masalah quota dan sebagainya. Yang pasti, selaku pelaku dan praktisi pendidikan terus berihtiar dan berinovasi apapun bentuknya. Sikapi, maknai semuanya untuk selalu semangat belajar dan mengajar dalam keadaan sehat.

“Ditengah pandemi Covid-19 ini, IGI Sumedang mengapresiasi positif kepada pihak pihak yang telah mendukung berjalannya aplikasi Marsekal Edulogy, baik pemerintah maupun swasta sebab, aplikasi ini dinilai sangat efektif dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di rumah masing masing,” tandasnya. (Abas)

Advertisement

Categories: Pendidikan