“Kegiatan penilaian dan evaluasi kinerja harus diperjelas pada aspek peran, hasil dan tanggung jawab pegawai dalam pencapaian tujuan dan sasaran kinerja organisasi,” ujarnya.
Dikatakan, workshop bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan perjenjangan kinerja dan pengelolaan kinerja ASN secara komprehensif baik dari sisi regulasi maupun implementasinya.
“Peserta juga diharapkan mampu menggunakan dan mempraktikkan aplikasi Manajemen Kinerja Berorientasi Hasil Terintegrasi atau disingkat Maksiti,” katanya.
Ia menambahkan, Maksiti merupakan aplikasi milik Pemda Sumedang sebagai sebuah sistem terintegrasi dalam pengelolaan kinerja pegawai ASN.
“Peserta harus mampu mensosialisasikan, dan menerapkan Maksiti di unit lerjanya dengan membiasakan menggunakannya dalam laporan kinerja harian berdasarkan hasil kerja yang dibuat dalam SKP di e-Office,” tuturnya.