BPKSDM Di Minta Bisa Menghasilkan Strategi Yang Efektif Bagi Kemajuan Aparatur di Kota Sukabumi

SUKABUMI.eljabar.com – Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) setempat, bisa menghasilkan strategi yang efektif untuk mengembangkan sistem merit dan SDM aparatur di Kota Sukabumi.
“Digitalisasi dan implementasi sistem merit harus diimplementasikan secara bertahap, seperti yang diterapkan di Jawa Barat,”ujar Kusmana, usai membuka Forum Perangkat Daerah (FPD) BPKSDM Kota Sukabumi. Senin, (26/2/2024).
Kusmana mengatakan, bahwa penerapan sistem merit di instansi masih memiliki beberapa tantangan, seperti pemahaman ASN yang belum merata dan keterbatasan anggaran. Untuk itu, diperlukan upaya untuk memperkuat komitmen dalam mendukung sistem merit, meningkatkan regulasi dan kebijakan yang mendukung sistem merit, dan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada ASN tentang sistem merit.
“Kita harus menguasai tugas yang akan diemban. Sistem merit akan dilakukan secara bertahap di Kota Sukabumi. Kita mencontoh ke Pemprov Jawa Barat, dan nilainya terbaik untuk seluruh Indonesia. Kenapa tidak, di kita juga dapat diterapkan,”ucapnya.
Untuk mengimplementasikan sistem merit, Penjabat Wali Kota Sukabumi telah membentuk Tim Penilai Kinerja.
“Mungkin nanti akan dilaksanakan pengisian beberapa jabatan yang kosong, mekanismenya berdasarkan usulan dari kepala SKPD. Kemudian dikaji oleh Tim Penilai Kinerja sampai muncul tiga besar, dan proses selanjutnya melalui wawancara mengenai peminatan, pengalaman kerja, integritas, dan kepemimpinan,”terangnya.
Sementara itu, Sekretaris BKPSDM, Taufik Hidayah, melaporkan sesuai arahan dari Pj. Wali Kota Sukabumi bahwa pengisian jabatan harus berdasarkan data ilmiah dan hal ini akan menjadi rencana kerja tahun 2025. Kota Sukabumi berkomitmen untuk mereplikasi sistem merit Pemprov Jawa Barat.
“Pengembangan kompetensi aparatur juga masih terkendala anggaran. Oleh karena itu, FPD ini akan membahas model pelatihan yang tepat dan sesuai dengan ketersediaan anggaran,”pungkasnya.anne







