Bupati Canangkan Near Zero Stunting di Pasar Semi Modern Sumedang
SUMEDANG, eljabar.com — Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir mencanangkan Kabupaten Sumedang bebas ODF/Buang Air Besar Sembarangan pada 2019. Pencanangan ini merupakan bagian dari mewujudkan program Sumedang Simpati.
Guna mewujudkan hal itu, Pemkab Sumedang mendeklarasikan program PIP (Pamsimas, Sanimas, dan Kotaku).
Selain itu, dalam deklarasi yang dilaksanakan di Lantai 3, Pasar Semi Modern Sumedang, Kamis (27/12/2018) pagi, Bupati Dony juga mencanangkan Near Zero Stunting.
Bupati Sumedang Dony mengatakan, Near Zero Stunting dapat tewujud dengan kerja sama dari berbagai pihak dan seluruh stakeholder terkait, tidak hanya oleh satu SKPD saja.
“Tetapi harus dilaksanakan dengan sinergitas dan keterpaduan antar-SKPD. Contoh, stunting tidak hanya tugas dinas kesehatan, tapi stunting masalah sanitasinya, masalah ekonominya, ada di dinas pertanian, di diskoperindag dan masalah-masalah lainnya yang ada di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dony berharap ke depan, tiap kegiatan di Kabupaten Sumedang dilaksanakan oleh pihak terkait dan stake holder lainnya secara terpadu. Sehingga hasil yang dicapai dapat maksimal.
Dony menuturkan, selain masalah stunting, masalah ODF/BABS, saat ini masih ada lebih dari 100 desa yang masih Buang Air Besar Sembarangan (BABS).
“Dan ini menjadi tanggungjawab kita bersama, mudah-mudahan dengan deklarasi ini, dapat memberikan motivasi bagi ratusan desa lainnya yang belum bebas ODF, sehingga bisa menjadi daerah yang bebas ODF. Sehingga pada tahun 2019, Kabupaten Sumedang bebas buang air besar sembarangan,” tuturnya.
Sebagai komitmen Pemkab Sumedang dalam mewujudkan Sumedang bebas ODF/BABS, dan Near Zero Stunting dalam kesempatan ini, Bupati Dony menyerahkan bantuan berupa sarana jamban dan CTPS bagi 160 KK sasaran di 8 desa intervensi kesehatan lingkungan dalam penanganan stunting.
Pada Kesempatan tersebut Bupati Dony juga memberikan bantuan alat kebersihan untuk Pasar Sehat Wado, memberikan penghargaan bagi kepala desa yang melaksanakan deklarasi ODF, memberikan penghargaan bagi sanitarian sebagai pemicu STBM sekaligus menyerahkan kendaraan operasional kepada 12 tenaga penyuluh pertanian dan dilanjutkan dengan peninjauan Sanimas IDB (Sanitasi Masyarakat Islamic Development Bank) di RW 01 dan RW 04 Kelurahan Talun Kecamatan Sumedang Utara. (Abas)







