Pemerintahan

Bupati Dony Dukung Pelaksanaan Tradisi Adat Mapag Dangiang Tembong Agung

SUMEDANG, elJabar.com — Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menerima audiensi Paguyuban Masyarakat Adat Darmaraja (Madara) bersama jajaran Paguyuban Seniman dan Budayawan Sumedang (PSBS) Kecamatan Darmaraja di Ruang Tamu Bupati, Rabu (28/1/2026).

Audiensi tersebut membahas rencana pelaksanaan kegiatan adat Mapag Dangiang Tembong Agung yang dijadwalkan berlangsung pada 2–4 April 2026 di Kecamatan Darmaraja.

Kegiatan ini merupakan tradisi adat masyarakat setempat yang sarat dengan nilai spiritual dan budaya sebagai ungkapan rasa syukur, sekaligus bentuk penghormatan kepada leluhur dan alam.

Selain memiliki makna spiritual, Mapag Dangiang Tembong Agung juga menjadi sarana penguatan identitas budaya masyarakat Darmaraja. Tradisi ini diharapkan mampu menumbuhkan kembali kesadaran sejarah di tengah masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus menjaga kesinambungan nilai-nilai adat istiadat lokal.

Lebih jauh, pelaksanaan kegiatan adat tersebut juga diarahkan untuk mendukung pelestarian dan pengembangan budaya lokal, mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif masyarakat, serta menjadi daya tarik wisata budaya di Kabupaten Sumedang.

Menanggapi rencana tersebut, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas komitmen Paguyuban Madara serta para seniman dan budayawan Darmaraja dalam menjaga kelestarian budaya daerah.

“Saya bersyukur dengan akan dilaksanakannya acara ini. Kreativitas masyarakat bisa muncul, kemudian setelah muncul ada salurannya dan ada perhatiannya, termasuk dari LPDP Indonesiana. Ini merupakan ikhtiar yang luar biasa dari para seniman dan budayawan Darmaraja,” ujar Bupati Dony.

Bupati Dony juga menekankan bahwa setiap kegiatan harus memiliki tujuan yang jelas dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Setiap kegiatan harus dimulai dari tujuan dan diarahkan untuk mencapai tujuan tersebut. Tradisi ini penting untuk terus dilestarikan dan dikenalkan kepada generasi muda sebagai bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Sumedang,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan Mapag Dangiang Tembong Agung dapat berjalan dengan baik dan menjadi contoh bagaimana budaya lokal mampu hidup, berkembang, serta memberikan dampak positif bagi pembangunan sosial, ekonomi, dan pariwisata daerah. (fad/hum)

Show More
Back to top button