Bupati Sumedang Menjadi Narsum Zoom Meeting dengan Kemenko Maritim dan Investasi
SUMEDANG, eljabar.com — Jumat malam (13/11/2020), Bupati H Dony Ahmad Munir menjadi narasumber pada Zoom Meeting yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI.
Bupati menyampaikan paparannya tentang Progres Pelaksanaan Pendataan Bangunan Satgas B Pengadaan Tanah Untuk Tol Cisumdawu dari Ruang Tengah Gedung Negara.
Dilaporkan Bupati Dony, penanganan komplain tanah di Seksi I dan II rata-rata sudah diserahkan ke BPN sebanyak 366 berkas. Sedangkan di Seksi IV dan V sebanyak 574 berkas yang semuanya sudah di BPN.
Untuk mempercepat proses pembebasan lahan, dirinya telah mengambil langkah-langkah umum diantaranya membentuk dan mengakselerasi kinerja Satgas B yang bertugas melakukan pendataan bangunan dan tanaman dan menyiapkan basecamp untuk koordinasi dan konsolidasi kinerja Satgas B.
“Langkah selanjutnya ialah Mobilisasi Camat dan Kepala Desa yang masuk area pembebasan lahan untuk memberikan fasilitasi dan pengawalan di lapangan serta mengefektifkan koordinasi Forkopimda dan Forkopimcam untuk mengintensifkan pengamanan di lapangan,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, lanjut bupati, ditemui beberapa kendala antara lain danya data hasil pendataan Satgas B yang belum valid dan sinkron sehingga harus diidentifikasi dan diverifikasi ulang.
“Begitu juga kurang optimalnya komunikasi dan koordinasi antara Satgas A, Satgas B, Kementerian PUPR dan Kemenko Maritim (menjadi kendala). Hambatan lainnya adalah terbatasnya personil Satgas B yang memiliki kualifikasi dan kompetensi dalam melakukan pendataan,” ucapnya.
Namun demikian, untuk mengatasi ssemua kendala tersebut pihaknya telah melakukan konsolidasi Camat dan Kepala Desa agar membantu dan mengawal akselerasi penyelesaian permasalan di lapangan.
“Langkah penanganan selanjutnya adalah dengan mendirikan Posko Bersama di Kantor BPN Sumedang untuk mengakselerasi proses sinkronisasi dan perbaikan data antara Satgas A, Satgas B, Kementerian PUPR dan Kemenko Maritim,” katanya.
Bupati juga akan menambah jumlah personil yang terlibat dengan meminta bantuan teknis dari Kementerian PUPR dan Kemenko Maritim (Tim 12), serta dari Kanwil BPN Jabar (Tim 14). (Abas)







