Regional

Bupati Sumedang Meresmikan Pendopo Majelis Mahabbatul Aulia Pangeran Santri

Sumedang,eljabar.com –– Rabu sore (27/04), Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir meresmikan Pendopo Majelis Mahabbatul Aulia Pangeran Santri yang peletakan batu pertamanya juga dilakukan Bupati.

Pembangunan Majelis Mahabbatul Aulia yang berlokasi di Komplek Pemakaman Pasarean Gede, Kelurahan Kotakulon, Kecamatan Sumedang Selatan tersebut dilakukan sejak dua tahun lalu, tepatnya pada tanggal 20 Juli 2020 oleh Bupati Sumedang.

Peresmian yang bertepatan dengan Haul ke-104 Eyang Mekah Pangeran Aria Suria Atmadja tersebut turut dihadiri Pimpinan Pondok Pesantren Asy-Syifa KH. Muhyidin Abdul Qodir Al-Manafi, Ketua Yayasan Nadzir Wakaf Pangeran Sumedang Lucky Djohari Soemawilaga, Pimpinan Majelis Mahabbatul Aulia Ponpes Darusalam Fuad Ginan Burhanuddin, dan tamu undangan lainnya.

Ketua Majelis Mahabbatul Aulia Ustadz Fuad Burhanudin menyampaikan, pembangunan Pendopo Majelis Zikir Mahabbatul Aulia dilatarbelakangi untuk meneruskan dan mengingat perjuangan Pangeran Santri dalam mengembangkan Syi’ar Islam khususnya di Sumedang.

“Melihat besarnya upaya leluhur Sumedang, maka makamnya layak untuk dirawat dengan baik. Melalui pembangunan pendopo majelis ini, dapat menjadi sarana penunjang bagi para peziarah dalam mendo’akan para leluhur,” ucapnya
.
Atas pembangunan majelis tersebut, diharapkannya bisa mendukung secara penuh pihak-pihak yang ingin meningkatkan nilai produktivitas tanah wakaf peninggalan para leluhurnya.

“Dengan dibangunnya Pendopo Majelis ini, saya harap dapat memiliki nilai positif terhadap pemanfaatan lahan makam sekaligus akan berdampak luas bagi pengembangan syi’ar Islam di Kabupaten Sumedang,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati mengatakan, Pangeran Aria Soeriatmadja merupakan Bupati ke-20 Sumedang yang mendapatkan gelar pangeran dan terkenal dengan nama Pangeran Mekah karena meninggal dan dimakamkan di sana.

“Selama kepemimpinannya, Pangeran Aria Soeriaatmaja sering kali mewakafkan tanah untuk kegiatan keagamaan dan kesejahteraan rakyat yang patut untuk dicontoh,” ujarnya.

Bupati juga mengapresiasi Majelis Mahabbatul Aulia yang menjadi bagian solusi dalam memberikan kemanfaatan bagi umat dengan membangun sarana untuk mengingat dan meneruskan perjuangan Pangeran dalam mengembangkan agama islam di Kabupaten Sumedang.

“Majelis Mahabbatul Aulia dapat menjadi solusi di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan penerangan dalam bentuk syi’ar keagamaan dan pembinaan umat, ” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan selesainya pembangunan Majelis Mahabbatul Aulia tersebut diharapkan dapat menjadi tempat untuk menebarkan syiar islam dan menjadi sumber inspirasi

“Alhamdulillah bangunan ini sudah selesai.
Mudah-mudahan bisa memotivasi generasi penerus untuk meneruskan jejak langkah para leluhur yang telah meletakkan pondasi nilai-nilai dalam penyebaran agama Islam di Kabupaten Sumedang,” pungkasnya.(abas)

Show More
Back to top button