Dadang Supriatna Anak Desa yang Berkontribusi Nyata untuk Kabupaten Bandung

BANDUNG, eljabar.com — Dadang Supriatna lahir dan dibesarkan di Sapan Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Satu daerah di era tahun 90 an menjadi daerah banjir terparah di Kabupaten Bandung, sungguh mengenaskan nasib daerah Sapan ketika itu, akibat menjadi daerah langganan banjir baik sawah maupun tanah darat bila di jual sangatlah murah, para petaninya sudah terbiasa dengan nasib naas setiap tahunnya, karena padi harapannya yang telah mereka tanam rusak di terjang banjir.

Daerah Sapan ini dulu menjadi daerah terisolir jika musim penghujan datang. Daerah Sapan ini selain terkenal dengan daerah parah langganan Banjir juga merupakan daerah penghasil Bata merah, saat inipun kita masih dapat menjumpai Lio Lio Bata berjejer di sepanjang bantaran sungai Citarum yang melintas di Desa Sapan, meskipun tidak sebanyak dulu.

Berawal dari kondisi seperti itulah Dadang Supriatna terjun ke dunia politik, Dadang Supriatna yang merupakan seorang petani tentunya merasakan betul penderitaan para petani yang berada di Desa Sapan ini.

Dadang Supriatna Anak Desa Yang Berkontribusi Nyata Untuk Kabupaten Bandung (1)Berawal dari aktipnya Dadang Supriatna menjadi Ketua Karang Taruna di Sapan, menggerakkan para pemuda dan masyarakat untuk mencari solusi mengatasi banjir tahunan dari Sungai Citarum yang menerjang daerahnya, untuk berswadaya membuat tanggul tanggul buatan, aktip sebagai penggerak kerja bakti untuk membersihkan aliran sungai Citarum yang melintas di Sapan Desa Tegalluar ketika itu.

Kemudian bersama aparat aparat terkait terus menyuarakan untuk mendatangi instansi instansi terkait untuk lebih memperhatikan daerah Sapan ini.

Dadang Supriatna menuai hasil dari ketokohan menjadi pemuda penggerak di Sapan Desa Tegalluar, Pada tahun 1998-2006 periode Pertama  kemudian periode ke Dua tahun 2006-2012 Dadang Supriatna terpilih menjadi Kepala Desa Tegalluar, tidak berhenti disitu ke aktipannya bersama pemuda telah menjadikan dirinya terpilih menjadi Ketua DPD KNPI Kab. Bandung tahun 2004-2007 periode Pertama kemudian tahun 2007-2011 untuk periode ke Dua.

Jabatan Kepala Desa  dan Sebagai Ketua KNPI Kab.Bandung semakin memperkuat perjuangan Dadang Supriatna untuk membuat Desa Tegalluar terbebas dari banjir.

Desa Tegalluar pun semenjak Dadang Supriatna menjadi Kepala Desa semakin di perhatikan, penanganan Desa Tegalluar telah sampai ke pusat dan ketika itu daerah Sapan tidak terlalu parah, geliat ekonomi daerah Sapan mulai nampak, ketika itu banyak bermunculan pabrik pabrik dan perumahan perumahan.

Lepas menjabat sebagai Kepala Desa Dadang Supriatna pada Pileg 2009, berjuang lebih luas lagi untuk  menjadi Caleg DPRD Kab. Bandung dari Partai Golkar dan terpilih. Posisinya sebagai penyeimbang Pemda Kabupaten Bandung lebih memberi ruang kepada Dadang Supriatna untuk memperjuangkan Desa Tegalluar terbebas dari banjir, banyak Perda tentang daerah Sapan yang terlahir dari usulannya sehingga menjadi daerah yang dinamakan KOTA BARU TEGALLUAR Seluas 3.500 Ha. yang mencakup wilayah 4 Kecamatan yaitu; Kec. Bojongsoang, Kec. Solokan Jeruk, Kecamatan Rancaekek dan Kec. Cileunyi.

Pada Pileg 2014 Dadang Supriatna terpilih untuk kedua kalinya sebagai wakil rakyat, posisinya di Dewan meningkat, Dadang Supriatna menjadi Ketua Fraksi Partai Golkar. Apa yang telah di raih oleh Dadang Supriatna merupakan bentuk kecintaan dan penghargaan dari masyarakat atas semua perjuangannya untuk membebaskan Sapan dari banjir.

Saat ini tanah di Sapan telah menjadi tanah emas, kalau kita saat ini jalan jalan ke Sapan, dapat melihat Sapan telah menjadi kota Satelit, dari mulai stadion GBLA, ratusan pabrik yang sedang di bangun, begitu juga dengan perumahan perumahan mewah sampai apartement. Bahkan Stasiun Kereta super cepat Bandung – Jakarta akan dibangun disini.

Pada Pileg 2019 Dadang Supriatna naik kasta menjadi caleg Provinsi Jawa Barat dari Partai Golkar, Daerah Pemilihan Jabar 2 yang meliputi Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Kiprahnya selama ini menjadi pahlawan daerah Sapan dan kedekatannya dengan masyarakat Kabupaten Bandung, saya meyakini akan membuatnya melenggang ke DPRD Jawa Barat untuk membawa amanah urang Kabupaten Bandung. **

Categories: Politik

Tags: ,,,,