Pendidikan

Dari Bangku TK A, Ade Dimas Reigananda Al Jabbar ikut Wakili Sumenep di Ajang Olimpiade Cita Anak Bangsa

SUMENEP, eljabar.com — Seorang siswa Taman Kanak-Kanak dari TK A Pembina Negeri Kabupaten Sumenep, Ade Dimas Reigananda Al Jabbar, turut ambil bagian dalam ajang Cita Anak Bangsa Educational Olympiad yang digelar di SMPN 1 Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kompetisi tersebut merupakan tahap seleksi awal Olimpiade Nasional yang diperuntukkan bagi peserta dari jenjang TK ,SD hingga SMP sederajat. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan minat dan bakat akademik anak sejak usia dini.

Dalam ajang tersebut, Dimas—sapaan akrabnya—mengikuti dua cabang lomba sekaligus, yakni Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Ia bersaing bersama peserta dari berbagai sekolah yang tergabung dalam rayon Kabupaten Sumenep.

Pelaksanaan lomba berlangsung semarak pada Minggu, 15 Februari 2026, mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, dengan antusiasme tinggi dari peserta maupun pendamping.

Orang tua Dimas, Ahmad Maksum, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas keikutsertaan putranya dalam kompetisi berskala nasional tersebut. Ia juga mengapresiasi panitia penyelenggara yang telah membuka ruang prestasi bagi anak-anak Indonesia.

“Kami berterima kasih karena anak-anak diberikan kesempatan untuk belajar berkompetisi sejak dini. Ini sangat bermanfaat untuk membentuk semangat dan mental berprestasi mereka,” ujar Maksum, Selasa (17/2).

Ia menuturkan bahwa ketertarikan Dimas terhadap angka dan sains sudah terlihat sejak usia dini. Menurutnya, peran keluarga sebatas memberikan pendampingan dan motivasi agar potensi anak dapat berkembang secara optimal.

“Yang terpenting bukan hasilnya, tapi keberanian dan pengalaman yang didapat semoga anak2 siswa yang lain juga giat dalam mengikuti kompetisi ajang lomba ini . Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” imbuhnya.

Olimpiade Cita Anak Bangsa sendiri bertujuan menanamkan semangat belajar, meningkatkan daya saing, serta menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan pada anak sejak usia dini. Selain mengasah kemampuan akademik, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran sosial dan mental bagi peserta.

Melalui ajang ini, diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk berprestasi dan siap menghadapi tantangan akademik di masa mendatang.(Ury)

Show More
Back to top button