Delapan Sekolah di Kabupaten Sumedang Menerima Piagam Penghargaan Adiwiyata Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2021 – El Jabar

Delapan Sekolah di Kabupaten Sumedang Menerima Piagam Penghargaan Adiwiyata Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2021

Sumedang,eljabar.com — Sebanyak delapan sekolah di Kabupaten Sumedang menerima Piagam Penghargaan Adiwiyata Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2021 dari Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir di Ruang Tengah Gedung Negara, Selasa (11/22).

Adiwiyata sendiri adalah salah satu program Kementerian Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.

Dalam program ini diharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat serta menghindari dampak lingkungan yang negatif.

Adapun daftar sekolah Adiwiyata yaitu SDN Tegalkalong, SDN Citungku Rancakalong, SD Internasional Green School Sumedang, SMPN 2 Sumedang, SMPN 2 Jatinangor,  SMPN 1 Paseh, SMAN 2 Sumedang dan SMKN 2 Sumedang.

Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sumedang Nomor 499 Tahun 2021 tentang Penetapan Sekolah Adiwiyata Kabupaten Sumedang Tahun 2021.

Kepala DLHK Kabupaten Sumedang Yosep Suhayat menyebutkan, penghargaan Adiwiyata diberikan kepada sekolah yang mampu melaksanakan upaya peningkatan pendidikan lingkungan hidup secara benar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

“Diharapkan penghargaan ini dapat mewujudkan masyarakat sekolah yang peduli dan juga berbudaya dalam lingkungan dengan menciptakan kondisi yang lebih baik bagi sekolah,” tutur Yosep.

Yosep mengatakan, Adiwiyata harus menjadi wadah pembelajaran dan juga penyadaran segenap warga sekolah diantaranya murid, guru, orang tua/wali murid dan lingkungan masyarakat demi terciptanya upaya pelestarian lingkungan hidup.
.
.
Yosef menambahkan, pada tanggal 13-15 Desember 2021 tim penilai sudah melakukan kunjungan langsung kepada 11 sekolah yang didaftarkan sebagai penerima Wiyata sebagai verifikasi dan validasi.

“Dua sekolah mengundurkan diri dan satu sekolah tidak masuk nominasi, maka hanya delapan sekolah yang terpilih,” tutur Yosep

Dijelaskan Yosep, delapan sekolah yang lolos rencananya akan diikutsertakan di tingkat provinsi pada Tahun 2022 dengan pendampingan dari DLHK dan Disdik.

Sementara itu, Bupati Dony mengucapkan selamat kepada sekolah yang ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Sumedang.

“Ini adalah bentuk apresiasi bagi sekolah-sekolah yang memiliki budaya kuat untuk melestarikan lingkungan hidup dilingkungannya masing-masing,” ucapnya.

Diharapkan Bupati, para penerima penghargan itu menjadi role model bagi sekolah lain di Kabupaten Sumedang untuk berbudaya lingkungan hidup.

“Penghargaan ini harus menjadi motivasi  bagi sekolah-sekolah lain serta berdampak bagi lingkungan sekitar,” ujar Bupati.

Bupati menambahkan, harus menjadi kesadaran bersama agar menjadikan sekolah yang ramah lingkungan dan selaras dengan program GPBLHS (Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah).
“Tidak hanya kompetensi pendidik dan peserta didik yang terus ditingkatkan. Melainkan juga kualitas kondisi sekolah pun perlu juga ditingkatkan, sehingga terwujud lingkungan sekolah sebagai media pembelajaran yang sehat dan nyaman serta membentuk siswa yang kreatif,” ujarnya.(abas)

Categories: Pendidikan