Dengan Rp. 2 M, warga Desa Bongkok Bangun Masjid Megah

Sumedang,eljabar.com — Warga Desa Bongkok Kecamatan Paseh kini memiliki masjid megah yang didanai sebesar Rp. 2 miliar secara swadaya.
Hal itu disampaikan Camat Paseh Beny Satriaji dalam laporannya di hadapan Bupati H Dony Ahmad Munir saat melaksanakan Salat Tarawih di Masjid Al-Huda Desa Bongkok Kecamatan Paseh, Rabu (28/4).
“Sebenarnya masjid yang berdiri megah dan kokoh ini masih dalam tahap pembangunan. Tentu menjadi kebanggaan masjid kebanggan warga Desa Bongkok,” tuturnya.
Dikatakan Camat, pembangunan masjid ialah hasil swadaya masyarakat Desa Bongkok, khususnya yang terkena gusuran Tol Cisumdawu.
“Warga yang lahannya terkena gusuran tol menyisihkan uang ganti rugi untuk pembangunan masjid. Jazakumullah khairan katsiran,” ucapnya.
Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir mengucapkan terima kasih khususnya kepada warga warga Desa Bongkok, umumnya warga Paseh yang sudah mendukung pembangunan di Kabupaten Sumedang dalam mewujudkan Sumedang Simpati.
“Buktinya dengan semangat gotong royongnya dan kekompakannya, bisa mendirikan masjid yang dananya menghabiskan milyaran,” ujarnya.
Menurutnya, kekompakan dan kebersamaan merupakan modal sosial yang sangat berharga dalam pembangunan.
“Ini menjadi modal sosial yang harus dipelihara dijaga dilestarikan oleh masyarakat dalam membangun sebuah desa dengan berhasil seperti ini,” ucapnya.
Bupati meminta warga masyarakat Desa Bongkok dapat terus mengembangkan usaha meubelair yang sudah menjadi produk unggulan Desa Bongkok sejak dahulu.
“Beberapa bulan ke belakang, saya sengaja ke Jakarta bertemu Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pak Abdullah Azwar Anas agar produk meubelair Sumedang masuk e-Katalog nasional,” ungkapnya.
Dikatakan, selama ini pengadaan meubelair untuk kebutuhan sekolah SD, SMP dan SMA masih banyak mendatangkan dari luar kota padahal Kabupaten Sumedang mempunyai Bongkok yang rata-rata warganya pengrajain meubelair.
“Masalahnya ialah produknya tidak masuk e-Katalog. Sekarang lagi diusahakan. Saya ingin warga Sumedang yang memerlukan furnitur sekolah, bisa dari produk hasil warga Sumedang lagi,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan ikhtiar tersebut diharapkan industri meubelair di Bongkok kembali berkembang sehingga perekonomian warga semakin meningkat.
“Ini merupakan ikhtiar dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena di sini merupakan sentral meubelair,” ujarnya.
Tampak Hadir Wakil Ketua DPRD Sumedang Ilmawan Muhammad, unsur Porkofimcam Paseh, para Kepala Desa se-Kecamatan Paseh, dan warga setempat.
Di akhir acara secara simbolis Bupati menyerahkan bantuan untuk pembangunan masjid.(abas)







