Deretan Maling Uang Negara, Luput dari Penegakan Hukum? – El Jabar

Deretan Maling Uang Negara, Luput dari Penegakan Hukum?

KAB. BANDUNG, eljabar.com — Tatkala dana bantuan oprasional sekolah (BOS) SDN dan SMPN, dana alokasi khusus (DAK) dijadikan anjungan tunai mandiri (ATM) oleh oknum pejabat bermental korup dilingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung.

Inilah deretan maling atau pungli uang negara di tahun 2021, oknum pejabat bagian aset disdik diduga lakukan pungli pada SMPN penerima bantuan kendaraan roda empat (R4) yang nilainya hingga puluhan juta rupiah.

Lalu tahun 2020 di bulan Ramadhon ada kunjungan kerja (Kunker) intansi diluar Disdik Kab. Bandung oknum diduga melakukan pungutan liar (pungli) pada kepala SDN, per kepala sekolah senilai Rp 300 ribu.

Dikutif dari berbagai sumber, pada tahun 2019 SMPN 2 Solokanjeruk mendapat bantuan ruang kelas baru (RKB) dari pusat ratusan juta diduga membangung 3 ruang kelas dua lantai dan 1 RKB dibawah menyalahi rencana anggaran bangunan (RAB).

Lantas di 2016 disebut tahun maling bagaimana tidak, di Gugus 7 SMP Kab. Bandung diduga ada pungli dari dana BOS per siswa Rp 6000.

Kemudian dana BOS Juli-Agustus-September 2016 cair separo, sisanya cair di bulan September disinyalir ada pungli di Gugus 5 SMP senilai Rp 7,5 juta per sekolah. Sayang sederet maling uang negera tersebut luput dari penegak hukum? A56

Categories: Hukum