Pemerintahan

Dibuka Wali Kota Sukabumi, 132 Wirausaha Baru Ikuti Pelatihan Vokasi Angkatan 1 Tahun 2026

SUKABUMI, eljabar.com —  Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi terus memperkuat pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satunya melalui Pelatihan Vokasi bagi Wirausaha Baru Angkatan I Tahun 2026, yang dibuka langsung  oleh Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, S.E., M.M. di SMKN 3 Kota Sukabumi, pada Selasa, 7 Juli 2026.

Pelatihan yang diikuti 132 wirausaha baru tersebut, menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), memperkuat daya saing UMKM, serta mencetak pelaku usaha yang mandiri dan inovatif.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, jajaran Bagian Perekonomian Setda Kota Sukabumi, Kepala SMKN 3 Kota Sukabumi, serta para peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengatakan, keberhasilan dalam berwirausaha tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, tetapi juga mental yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan usaha.

“Seorang wirausaha harus memiliki semangat pantang menyerah, mampu beradaptasi dengan perubahan, serta terus meningkatkan kompetensi. Mental yang tangguh menjadi modal penting untuk membangun usaha yang berkelanjutan dan berdaya saing,” ujarnya.

Menurutnya, Pemkot Sukabumi terus mendorong lahirnya pelaku usaha baru yang mampu menciptakan lapangan kerja, sekaligus memperkuat perekonomian daerah melalui sektor UMKM.

Ayep juga mengajak para peserta, khususnya generasi muda, memanfaatkan berbagai program pemerintah, mulai dari pelatihan, pembiayaan, hingga akses permodalan untuk mempercepat pengembangan usaha.

“Manfaatkan setiap kesempatan untuk belajar, membangun jejaring, dan mengakses program pembiayaan yang tersedia. Pengalaman dan kolaborasi menjadi bekal penting agar usaha dapat terus berkembang,” katanya.

Pelatihan Vokasi Angkatan I Tahun 2026 menghadirkan empat bidang keterampilan, yakni cooking, baking, merajut, dan content creator. Program tersebut ditujukan bagi calon wirausaha maupun pelaku usaha yang telah menjalankan bisnis agar mampu meningkatkan kompetensi, kreativitas, dan produktivitas.

Pelaksanaan kegiatan didukung melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang dialokasikan untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kapasitas pelaku UMKM.

Ayep berharap, pelatihan tersebut tidak berhenti pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga mampu membentuk karakter kewirausahaan yang tangguh sehingga para peserta lebih percaya diri dalam mengembangkan usahanya.

“Pemkot Sukabumi berkomitmen untuk terus menghadirkan program pelatihan vokasi secara berkelanjutan sebagai upaya mencetak wirausaha baru yang mandiri, inovatif, dan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (Anne)

Show More
Back to top button