Hukum

DIDUGA, OKNUM ANGGOTA DPRD MAIN PROYEK

Sekretaris DPRD Jabar, Bungkam

BANDUNG, elJabar.com – Ramainya anggota legislative bermain proyek APBD, memang sudah menjadi rahasiah umum. Padahal secara aturan, anggota legislative dilarang bermain proyek yang didanai APBN/D.

Seperti halnya dilingkungan DPRD Jawa Barat, praktek tersebut dikeluhkan pengusaha yang merasa dirugikan dari permainan oknum anggota legislative yang tidak fair. Mengingat sejumlah proyek sudah dikunci, untuk dikerjakan oleh pengusaha yang menjadi kolega oknum anggota legislative.

Rekanan pengusaha yang enggan disebutkan namanya, mengeluhkan adanya praktek yang dilakukan oleh oknum anggota legislatif. Apalagi pengusaha yang menggarap proyek tersebut berasal dari luar Jawa Barat.

Praktek yang dilakukan oleh oknum anggota legislative dalam proyek APBD biasanya adalah dengan cara mengkondisikan sejumlah proyek, dengan pengawalan di pembahasan Badan Anggaran. Tanpa ada yang menggangunya.

Biasanya proyek yang dimainkan oleh oknum anggota legislative adalah proyek yang ada dilingkungan Sekretariat Dewan, yang tentunya lebih mudah untuk dikondisikan. Tanpa harus bargaining dengan pengawasan, seperti halnya proyek-proyek di OPD lainnya.

Untuk pelaksanaan proyek tersebut, oknum anggota legislative sudah mempersiapkan pengusaha yang menjadi koleganya. Biasanya sejumlah fee sudah diterima duluan dari rekanan pengusaha, sebelum proyek turun.

Sejumlah anggota DPRD Jawa Barat yang ditemui elJabar.com, hanya tersenyum. Antara mengetahui, namun enggan untuk mengiyakan adanya praktek tersebut.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Jawa Barat, Toto Mohamad Toha, saat dikonfirmasi elJabar.com, Senin (30/09/2019), kurang begitu terbuka menjelaskan apa yang terjadi dilingkungan sekretariat DPRD Jawa Barat.

Menurut Toto Mohamad Toha, dirinya sudah mengintruksikan kepada seluruh PPK dilingkungan Setwan untuk melaksanakan hal tersebut, sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Setahu saya dan saya perintahkan kepada para PPK, agar dalam pengadaan barang jasa dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Toto kepada elJabar.com, Senin (30/09/2019).

Namun ketika ditanya apakah dirinya mengetahui dan ikut mengatur adanya oknum anggota legislative bermain proyek, Toto tidak menjawabnya. Terkesan ada yang ditutupi.

Bahkan Toto juga tidak menjawab seputar pengerjaan proyek oleh pihak pengusaha kolega oknum anggota legislatif yang diduga tidak sesuai dengan spek. (muis)

Show More
Back to top button