Uncategorized

Diduga Tampar Karyawan Dapur MBG, Istri Pengurus Yayasan Alif Batuputih Dilaporkan ke Polisi

SUMENEP, Eljabar.com – Dugaan kekerasan fisik terhadap karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tengah ditangani aparat kepolisian.

Peristiwa tersebut terjadi di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Yayasan Alif, berlokasi di Dusun Berombak, Desa Batuputih Laok, Kecamatan Batuputih, pada Kamis (5/2) sekitar pukul 10.00 WIB.

Korban berinisial M, warga Desa Batuputih Kenek, saat itu sedang menjalankan tugas memilah sisa makanan penerima manfaat. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, seorang perempuan berinisial ZN datang ke lokasi dan memotret sisa makanan tersebut.

Setelah proses pemotretan selesai, korban memindahkan sisa makanan ke tempat lain. Namun, ZN kembali menghampiri dan menuduh korban menyembunyikan telur dari sisa makanan. Korban membantah tudingan tersebut dan menegaskan tidak melakukan hal yang dituduhkan.

Plt. Kasi Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti S, membenarkan adanya laporan terkait dugaan penganiayaan tersebut.

“Akibat kejadian itu korban mengalami lebam pada tangan kanan dan melaporkannya ke Polsek Batuputih,” ujar Widiarti, Jumat (13/2).

Disebutkan, ZN yang dilaporkan merupakan istri dari pengurus yayasan yang menaungi dapur MBG tersebut. Saat ini, pihak kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi dan masih menunggu proses gelar perkara untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Yayasan Alif, Moh. Fawaid, belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan insiden tersebut. Upaya konfirmasi melalui pesan singkat juga belum mendapat tanggapan hingga berita ini diterbitkan.(Ury)

Show More
Back to top button