Dirjen Pemberdayaan Sosial Pantau Penyaluran BST untuk Warga Sumedang

SUMEDANG, eljabar.com — Dalam rangka memantau arus penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak Covid-19, Dirjen Pemberdayaan Sosial Edi Suharto, lakukan kunjungan ke Kantor Pos Sumedang guna meninjau pencairan bansos tunai wabah Covid-19 yang di laksanakan Kantor Pos Sumedang, Jumat (29/05/2020).

Dalam kunjungannya Edi berkesempatan berdialog bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman, Kepala Kantor Pos Sumedang, serta para pendamping sosial dan KPM.

Edi mengatakan warga terdampak Covid-19 di Kabupaten Sumedang akan mendapat bantuan masing-masing 1,8 juta dari Kementerian Sosial. Bantuan 1,8 juta tersebut akan disalurkan beberapa tahap selama 3 bulan berturut-turut.

Setiap bulan akan disalurkan Rp. 600.000. Total penerima manfaat dari warga terdampak Covid-19 di Kabupaten Sumedang sebanyak 50.873 warga.

Bantuan ini diperuntukan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) non program atau belum menerima program bantuan sosial sebelumnya.

“Saya berharap bansos ini dapat meringankan beban warga di Sumedang selama masa pandemi virus Corona ini,” harapnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Herman Suryatman mengatakan pihaknya atas nama Pemerintah Kabupaten Sumedang mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial yang sengaja melakukan monitoring ke Kabupaten Sumedang.

“Kabupaten Sumedang sedianya untuk penerima BST sebanyak 31 ribu DTKS. Namun kemudian dari Kemsos memberikan kuota untuk non DTKS sebesar 19 ribu, sehingga total bantuan yang didapat oleh Kabupaten Sumedang sebanyak 50. 873. Dan hari ini sedang kami akselerasi mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama bantuan sudah bisa kita salurkan,” ungkapnya.

Sekda memastikan, tidak ada satupun masyarakat yang berhak tentu sesuai dengan kriteria yang tidak menerima bantuan.

“Ada 9 pintu bantuan secara keseluruhan di Kabupaten Sumedang, yaitu dari pusat, provinsi dan kabupaten. Bahkan sekarang sedang bergulir bantuan BLT dana desa,” pungkasnya. (Abas)

Categories: Pemerintahan