Disdik Kab. Bandung Loyo dan Pelihara Oknum Pejabat Bermasalah?

KAB. BANDUNG, eljabar.com — Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bandung, Drs. H. Ruli Hadiana, S.Sos., I.pol dari pemerintahan dan Sekertaris Dinas Pendidikan (Sekdis) Drs. H. Nandang Kuswara, M.Pd berasal dari pengawas anak kebutuhan khusus (ABK) inklusif.
Mestinya jadi pasangan serasi bukan saja dalam meningkatkan mutu pendidikan dijenjang PAUD, TK, SD dan SMP di Kab. Bandung, Provinsi Jawa Barat.
Namun lebih dari itu yakni, Kadisdik dan Sekdis harus tegas menindak oknum bermental rendah yang memalukan dunia pendidikan. Yaitu dugaan perselingkuhan yang melibatkan oknum pendidik dan oknum PNS pejabat, koq tidak ditindak?
Demikian pula sebelumnya oknum pejabat bagian aset diduga melakukan pungutan liar (pungli) puluhan juta kepada SMPN besar penerima kendaraan roda empat (R4), yakni mobil dibiarkan laksana dipelihara.
“Tak ayal, lemahnya disdik diduga dimanfaat oknum ASN pada Senin, 31 Januari 2022 ketahuan oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna (DS) saat sidak, didapati 60 ASN atau PNS tidak masuk kerja padahal mereka mendapat tunjangan kinerja (tukin),” demikian dikutif dari berbagai sumber.
Mantan Kepala Tata Usaha SMPN yang enggan disebut jati dirinya dengan tegas meminta Kadisdik dalam hal ini Ruli menindak oknum guru yang disinyalir selingkuh dengan pejabat PNS.
Sebab kalau dibiarkan selain memalukan juga hawatir ditiru oleh ASN lain,” tegasnya kepada eljabar.com, Rabu (09/02/2022). ASY







