Ditarget Rampung Tahun Ini, Pembangunan Pasar Besar Ngawi Capai 40 Persen

Ngawi, eljabar.com – Pekerjaan revitalisasi Pasar Besar Ngawi (PBN) hingga kini telah mencapai tak kurang dari 40 persen.
Pembangunan PBN, menurut Kepala BPPW Jatim, M. Reva Sastrodiningrat dilaksanakan sesuai Perpres Nomor 43 tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam dan Satuan Dasar Pendidikan dan Menengah.
Proses PBN yang akan berakhir pada bulan Oktober 2021 itu diharapkan akan menjadi pusat perekonomian yang akan menggairahkan minat masyarakat untuk berbelanja di pasar yang dibangun dengan konsep Bangunan Gedung Hijau (BGH) tersebut.
“Sudah lama Ngawi memimpikan perubahan pasar ini menjadi lebih baik dan representatif,” ungkap Bupati Ngawi, Budi Slistyono, saat ground beraking PBN.
Pembangunan PBN digawangi Satuan Jerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman I Jatim tersebut nantinya akan menjadi pasar yang ditata secara modern dengan konsep tradisional.
PT PP Urban selaku pelaksana proyek, juga tercatat memiliki pengalaman dalam membangun pusat perbelanjaan, seperti Pasar Samudra Baru di Banjarmasin, Kalimantan Tengah, Pasar Samudra, Kota Waringin Timur, Kalteng dan Pasar Ikan Sampit.
Diharapkan dengan segudang pengalaman yang dimiliki PT PP Urban dapat menyelesaikan proses pembangunan PBN tepat waktu, tepat mutu dan kualitas.
Kendati demikian, proses pembangunan PBN juga tak luput dari berbagai tantangan. Perkembangan kondisi pandemi Covid-19 di Ngawi dan daerah sekitarnya, juga menjadi perhatian stake holder pelaksanaan proyek.
Penerapan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin di lingkungan proyek, menjadi prioritas utama BPPW Jatim sesuai Instruksi Menteri PUPR Nomor 02 tahun 2020 tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Covid-19 dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi. (andi)







