Farhan: Pemkot Bandung Awasi Harga MinyaKita untuk Kendalikan Inflasi

BANDUNG, eljabar.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan akan terus mengawasi harga minyak goreng MinyaKita di pasaran guna menjaga stabilitas harga serta mengendalikan inflasi daerah. Selain itu, pemerintah juga memastikan penyaluran bantuan pangan dari pemerintah pusat berlangsung tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, pengawasan terhadap harga MinyaKita menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.
“Terkait minyak goreng, seperti yang disampaikan Menteri Perdagangan, MinyaKita bukan seluruhnya barang bersubsidi. Hanya sekitar 30 persen distribusinya yang dikendalikan Bulog, sementara 70 persen mengikuti mekanisme pasar,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (22/06/2026).
Menurut Farhan, kondisi tersebut membuat pemerintah daerah perlu melakukan pemantauan secara berkala agar harga MinyaKita di tingkat konsumen tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Karena itu, Pemkot Bandung akan terus mengawasi pasar tradisional maupun jalur distribusi lainnya guna mencegah terjadinya lonjakan harga yang dapat membebani masyarakat.
“Maka Pemerintah Kota Bandung dalam rangka pengendalian inflasi akan memastikan harga mengikuti HET serta memastikan bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Selain memperketat pengawasan harga, Pemkot Bandung juga akan mengawal penyaluran bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional bagi keluarga penerima manfaat.
Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan pokok sekaligus menjaga daya beli di tengah fluktuasi harga bahan kebutuhan sehari-hari.
Farhan menyebutkan, sekitar 60 ribu Kepala Keluarga (KK) di Kota Bandung diperkirakan akan menerima bantuan pangan tersebut.
“Diperkirakan sekitar 60 ribu kepala keluarga di Kota Bandung akan menerima bantuan tersebut, baik berupa MinyaKita maupun beras SPHP,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh proses distribusi bantuan dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan mampu meringankan beban masyarakat, khususnya kelompok rentan serta keluarga berpenghasilan rendah.
Dengan pengawasan harga yang berkelanjutan dan penyaluran bantuan pangan yang efektif, Pemkot Bandung optimistis stabilitas harga kebutuhan pokok dapat terjaga sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi di Kota Bandung. *red







