FK3I Pertanyakan Peran BPBD Jabar Dalam Melawan Pandemi Covid 19 - El Jabar

FK3I Pertanyakan Peran BPBD Jabar Dalam Melawan Pandemi Covid 19

BANDUNG, elJabar.com – Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat dalam penanganan cepat tanggap dan respon kebencanaan pandemi covid-19, dipertanyakan Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Jawa Barat.

Ketua BP FK3I Jabar, Dedi Kurniawan, menilai peran BPBD Jawa Barat dalam penanganan bencana pandemic covid-19, belum terlihat jelas.

“Fungsi BPBD Jabar memang masih terlihat di beberapa bencana banjir dan longsor. Namun untuk urusan covid, kami belum melihat kerja nyata yang signifikan,” ujar Dedi Kurniawan, kepada elJabar.com, Sabtu (25/04/2020).

Dedi Kurniawan paham, bahwa semua unsur termasuk BPBD masih belum memiliki pengalaman dalam menghadapi situasi saat ini, seperti pandemic covid-19. Tapi bagaimanapun juga, menurut Dedi Kurniawan, BPBD harus menjadi garda terdepan setelah tim medis.

“Semestinya mereka harus menjadi garda terdepan setelah team medis. Karena selain sudah menjadi fungsi pokok, mereka institusi pemerintah yang dibiayai negara, memakai uang rakyat,” tandasnya.

Struktural BPBD yang melekat sebagai ASN, semoga tidak ada yang bersifat instimewa. Diakui Dedi Kurniawan, dirinya memang belum tahu penerapan standar BPBD.
Tapi dalam situasi seperti ini, selayaknya BPBD bekerja dengan kekuatan dan sarana prasarana yang memadai, dibanding badan atau kedinasan lainnya.

“Justru kami banyak melihat komunitas dan kumpulan komunitas, yang lebih jelas keberadaannya ditengah-tengah masyarakat yang sedang memerlukan edukasi, pendampingan, penanganan pencegahan dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Dedi Kurniawan meminta supaya BPBD Jabar segera cepat tanggap terhdap perkembangan, tanpa harus menunggu anggaran. Namun sebaiknya melakukan kolaborasi dengan semua pihak dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada.

“Kami minta BPBD segera respon progres kinerja tanpa harus berbasis anggaran, baik APBN maupun APBD. Lakukan kolaborasi dan lain sebagainya,” tegasnya.

Berkaca dari hal tersebut diatas, FK3I Jabar meminta BPBD Provinsi Jabar dan BPBD kota/kabupaten di Jabar, supaya melakukan evaluasi kinerja mandiri dan segera bergerak cepat, sesuai dengan slogan yang terpampang selama ini.
“Atau lambaikan tangan, kalau sudah tidak mampu bekerja,” pungkasnya. (MI)

Categories: Regional