Ganti Untung 160 Bidang Lahan Bendungan Bagong Segera Diajukan – El Jabar

Ganti Untung 160 Bidang Lahan Bendungan Bagong Segera Diajukan

TRENGGALEK, eljabar.com – Sebanyak 160 bidang lahan yang dibebaskan untuk pembangunan Bendungan Bagong, saat ini dalam proses pengajuan pembayaran ganti untung.

Pengajuan tersebut dilakukan setelah administrasi 160 bidang lahan itu telah dinyatakan lengkap dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Hal ini dikemukakan oleh PPK Pengadaan Tanah Bendungan BBWS Brantas Deny Bayu Prawesto.

Menurut Deny, sebelumnya pihaknya telah menyiapkan 124 bidang yang akan segera diproses untuk ganti untung. Namun kemudian, ada 36 bidang lagi yang telah lengkap sehingga total yang akan diajukan menjadi 160 bidang.

“Totalnya ada 160 bidang, bertambah 36 bidang dari yang sebelumnya 124 bidang,” kata Deny melalui aplikasi pesan. Kamis (26/08/2021).

Denny menjelaskan, untuk proses pembayaran ganti untung 160 bidang tanah tersebut pihaknya akan mengajukan ke satker pusat dalam waktu dekat.

“Nanti satuan kerja di pusat yang akan meneruskan ke Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN),” imbuh Deny.

Selama ini, pelaksanaan konstruksi infrastruktur sumber daya air sering tertahan karena persoalan klasik pembebasan tanah. Hal ini juga diungkapkan oleh Direktur Bendungan dan Danau Kementerian PUPR Airlangga Mardjono.

Menurut pria yang sukses membangun Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang itu masalah yang paling dominan dialami oleh konstruksi bendungan terletak di masalah administrasi pertanahan para pemilik tanah.

“Administrasi dari pemilik tanah kurang rapih. Kalau kami mau bayar ganti rugi tanah, data dukungnya harus rigid sehingga ini perlu waktu,” kata Airlangga.

Sementara itu, lahan yang dibutuhkan untuk mendukung kelancaran konstruksi Bendungan Bagong seluas 214,12 hektare. Hingga saat ini, BBWS Brantas melalui PPK Pengadaan Tanah dan Pemkab Trenggalek terus bekerja keras mengupayakan percepatan pembebasan lahan yang dibutuhkan oleh pembangunan bendungan dengan luas genangan 73,45 hektare.

Sedangkan konstruksi Bendungan Bagong telah dimulai sejak Desember 2018 dengan dua paket pekerjaan. Paket I senilai Rp 1,17 triliun dan Paket II senilai Rp 517,18 miliar. (*wan/red)

 

 

Categories: Nasional