Geger…! Surat Penunjukan Korwil Identik Dengan Politik?

BANDUNG, ejabar.com – Mengutif pengakuan kepala Koordinator Wilayah (Korwil) TK, SD, SMP dan Non Formal disalasatu kecamatan Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat, mengaku korwil identik dengan politik ada benarnya.

Terbukti, kendati korwil hanya tugas tambahan, namun terinflikasi diminati oleh oknum guna menitip koleganya dijadikan korwil. Seperti beberapa hari lalu dikalangan korwil kecamatan dibuat geger, pasalnya Kadisdik Kab. Bandung DR. H. Juhana, M.MPd menerbitkan Surat Penunjukan (SP) korwil yang diduga titipan elit politik.

Sebelumnya, yakni di tahun 2019 ada oknum Kepala SDN kinerjanya diduga koruptif malah jadi korwil. Diduga karena titipan oknum elit Kab. Bandung juga jadi korwil, tak ayal orang yang punya kemampuan tersisihkan karena tak mempunyai koneksi.

Hal senada disampaikan kepala korwil kecamatan lainnya yang menuturkan, “Kadisdik tak berdaya bukan tanpa sebab, disinyalir ada tekanan dari oknum elit politiri tertentu guna mengeluarkan SP korwil untuk jagoannya, tak pelak kadisdik menerbitkan SP korwil tersebut,” terang sumber kepada eljabar.com, Selasa 9 Juni 2020.

Seorang ketua cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kecamatan menjelaskan, “Orang ini (oknum korwil, red) fantastik, selain pengawas SD juga ketua cabang PGRI kecamatan, ketua koperasi kecamatan dan kemarin ada tugas tambahan jadi korwil, apakah atas kemampuannya atau ada unsur politik yaitu Pilkada Kab. Bandung?,” imbuh sumber. A56

Advertisement

Categories: Pendidikan