Hari Adhyaksa ke-60 dan HUT XX Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Kejari Sumedang Musnahan Barbuk Tindak Pidana Umum - El Jabar

Hari Adhyaksa ke-60 dan HUT XX Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Kejari Sumedang Musnahan Barbuk Tindak Pidana Umum

SUMEDANG, eljabar.com — Dalam rangka Hari Adhyaksa ke-60 dan Hari Ulang Tahun XX Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Tahun 2020, Kejaksaan Negeri Sumedang melaksanakan pemusnahan barang bukti (Barbuk) tindak pidana umum berupa narkotika, minuman keras, dan senjata tajam di halaman Kejaksaan Negeri Sumedang, Rabu (15/07/2020).

Pemusnahan Barbuk disaksikan oleh Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan, Kepala Kejaksaan Negeri Sumedang Endang Sudarma, Kapolres Sumedang Dwi Indra Laksmana, Wakil Ketua DPRD Sumedang Ilmawan Muhammad, dan tamu undangan lainnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Sumedang Endang Sudarma mengatakan, pemusnahan barang bukti tersebut telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau inkrah.

“Dengan pemusnahan barang bukti ini, mudah-mudahan masyarakat Sumedang taat akan hukum sehingga ke depannya tidak ada lagi tindak kejahatan. Selain itu, semoga masyarakat Sumedang semakin sadarakan hukum sehingga merasakan segala sesuatunya dari formasi hukum sendiri,” ujarnya.

Endang juga berharap ke depan tidak ada lagi pemusnahan Barbuk lagi, dalam arti tidak ada lagi terjadi tindakan-tindakan kejahatan.

“Di Tahun 2021 semoga tidak terjadi lagi pemusnahan baik di Polres, Kejaksaan atau pun Pengadilan Negeri karena diharapkan masyarakat Sumedang sudah sadar akan hukum,” harapnya.

Endang menambahkan, barang bukti yang dimusnahkan itu yakni 824,5 gram ganja, 3,1 gram tembakau gorila, 61,9 gram sabu, obat obatan terlarang berupa Riklona 5 butir, Alfrazolam 7 butir, dan Lorazepam 12 butir.

“Kemudian ada beberapa senjata tajam seperti golok dan celurit, serta minuman keras (miras) sebanyak 228 botol dengan rincian 108 dari hasil razia Satpol PP dan 120 botol dari anggota Polres Sumedang,” terangnya.

Menurut Endang, Barbuk yang dimusnahkan merupakan dari hasil kejahatan sejak Juli 2019 hingga Juli 2020. Sedangkan untuk Barbuk narkotika merupakan hasil pengungkapan dari 41 perkara dengan rincian, ganja 3 perkara, tembakau gorila 4 perkara dan sabu 38 perkara. Dari pengungkapan ini ada 3 tersangka yang diamankan yakni tersangka CH, HER dan Y.

“Sementara obat-obatan terlarang yang dimusnahkan berdasarkan pengungkapan dari 3 perkara dengan satu tersangka. Untuk senjata tajam dari 19 perkara satu tersangka dan miras dari hasil operasi keamanan dan ketertiban di Sumedang,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Erwan Setiawan mengatakan, pihaknya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang sangat menyambut baik dengan dilaksanakannya pemusnahan barang bukti kejahatan tersebut.

“Kami menyambut baik dengan diadakannya pemusnahan seperti saat ini. Mudah-mudahan ini menjadi efek jera pelaku dan pelajaran bagi masyarakat yang akan melakukan tindakan kriminal,” ucapnya.

Wabup juga mengatakan, hukum sudah sangat jelas dan memberatkan, namun menurutnya masih saja ada tindak kejahatan. Artinya masyatakat masih belum sadar akan hukum.

“Kita harus lebih memasifkan lagi penyadaran hukum kepada masyarakat, baik itu di tingkat pelajar atau masyarakat umum. Kami berharap ada sosialisasi atau penyuluhan hukum yang lebih masif lagi ke depannya,” pungkasnya. (Abas)

Categories: Regional